BANJARMASIN, aktualkalsel.com — Menggeluti dunia wartawan memang mengasyikan. Namun tidak sedikit wartawan yang banting setir untuk menggeluti profesi lain.
Banyak contoh yang beralih profesi menjadi politisi atau pejabat daerah.
Untuk Kalimantan Selatan banyak wartawan yang pernah menjadi politisi. Sebut saja almarhum Gusti Perbatasari Rahmatullah ( akrab dipanggil pak Gusti atau Purba ) dan Ruslie Yusuf yang pernah menjadi anggota DPRD Banjarmasin dari Fraksi Golkar dan PPP, dan banyak lagi.
Kedua tokoh ini, Perbatasari dan Ruslie Yusuf adalah dedengkot wartawan Dinamika Berita yang dikemudian hari menjadi Kalimantan Post.
Bagaimana dengan Wahid?
Di era tahun 1984 an, Abdul Wahid yang kelahiran Amuntai (Hulu Sungai Utara) 27 Pebruari 1960 pernah menjadi wartawan di Banjarmasin Post.
Wahid, sebelum menjadi bupati pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten HSU dari fraksi Golkar.
Sekitar tahun 1995, Abdul Wahid bergelut dalam organisasi politik di HSU, yakni sebagai anggota pengurus Golkar dan maju sebagai Ketua Golkar HSU, dan selanjutnya menjadi ketua DPRD Kabupaten HSU.
Setelah pimpinan dewan, Wahid “meloncat” sebagai Bupati Hulu Sungai Utara yang
untuk periode pertama 2012–2017.
Dia menjabat sebagai bupati Hulu Sungai Utara berpasangan dengan wakil bupati Husairi Abdi, mantan anggota DPRD Banjarmasin dari fraksi PPP.
Sebagai mantan wartawan, Wahid dua periode menjabat bupati hingga sekarang. SKR/Edwan



















