BANJARMASIN aktualkalsel.com–Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalsel periode 2026-2031 dengan ketua umum Tuan Guru KH Ahmad Syairazi dikukuhkan oleh Wakil Ketua MUI Pusat KH Cholil Nafiz Selasa 21 April 2026 malam di Gedung Mahligai Banjarmasin.
Selaku Ketua Umum Dewan Pimpinan MUI Kalsel, Tuan Guru K.H. Ahmad Syairazi, S.M. dibantu empat wakil ketua umum yaitu Prof. Dr. H. Ridhahani Fidzi, M.Pd. Prof. Dr. K.H. Akhmad Sagir, M.Ag. dan Dr. K.H. Muhammad Tambrin,M.M.Pd.
Sementara Sekretaris Umum adalah DR H Nasrullah MH dan sebagai bendahara umum Drs H Hamidan.
Sedangkan di unsur Dewan Pertimbangan Ketua Prof. Dr. H. A. Hafiz Anshary AZ, M.A dengan 14 wakil ketua masing masing K.H. Ahmad Supian , Prof. Dr. H. Mujiburrahman, Drs. Tajuddin Noor, Prof. Dr. Akhmad Fauzi Aseri, M.A., Dr. (HC). H. Supian HK, Drs. K.H. Syarbani Haira, M.Si, Dr. H. Noor Fahmi, M.M, Drs. K.H. Syakerani Naseri, Dr. K.H. Mirhan, AM., M.Ag. Dr. K.H. Abdul Hasib Salim, H. RosehanNoor Bahri, S.H., Dr. Ir. H. Abrani Sulaiman, M.Sc, K.H. Syaifurrahman dan Drs. Iham Masykuri Hamdi.
Kepengurusan MUI Kalsel periode ini dilengkapi 18 bidang yang dikawal masiing ketua dan sekretaris. Tiap bidang tersebut dibawahnya disuport komisi bidang dengan struktur ada ketua dan sekretaris masing dengan wakil plus anggota komisi yang jumlahnya bervariasi. Total jumlah kepengurusan yang dikukuhkan itu sekitar 253 anggota.
‘Gerbong panjang’ ini sempat disinggung KH Clolil Nafiz ketika memberikan arahan usai acara pengukuhan yang disaksikan Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi.
Menurut KH Cholil Nafiz ‘gemuk’nya kepengurusan MUI Kalsel ini menunjukkan banyaknya minat peserta yang ingin berhidmat di majelis ini sehingga harus diakomodir.
“Ada value nya. Di MUI Pusat juga demikian ada unsur sekitar 80 ormas keagamaan yang masuk. Yang penting kepengurusan ini bersatu menuju misi MUI yaitu menbingkai kesatuan bangsa. Jangan sampai pengurus justru jadi individu yang diurus dalam kepengurusan,” ujarnya.(uumsri)

















