BANJARMASIN aktualkalsel.com—Sejumlah pedagang cabe di Banjarmasin menghawatirkan akan terjadinya kenaikan harga komodintas perkebunan yang satu ini, dalam waktu hitungan bulan depan.
“Kalau banjir dan guyuran hujan tinggi, kemungkinan besar cabe akan meroket harganya karena kebunnya rusak,” ujar Arief, pedagang di pasar tradisional Banjarmasin, Rabu 17 November 2021.
Sekarang, untuk cabe aneka jenis masih berlaku harga yang terjangkau bahkan tergolong murah meriah, apalagi di Pasar Sentra Antasari Banjarmasin. Di pasar induk ini bahkan sempat ada harga cabe perkilonya Rp 15 ribu.
“Rata ratanya masih kisaran Rp20 ribu perkilo. Itu saya beli awal pekan ini lho,” ujar Yayuk di Banjarmasin.
Untuk mengantisipasi syok harga ke depannya, mumpung sekarang masih terjangkau harganya yuks kita stok cabe dengan cara cara ini:
- Biarkan cabe dengan tangkainya, lalu kita bungkus dengan kertas ujuran sesuai keperluan. Masukan dalam saset plastik kecil agar kertas awet kering.
Kumpulan bungkusan cabe tadi kita masukan dalam toples plastik kemudian simpan dalam kulkas. Kapan perlu keluarkan satu persatu. Cara ini bertahan awet hingga berbulan. - Blender cabe dalam jumlah banyak, tuang ke wajan, masak di kompor untuk disusutkan airnya. Tetapi jangan sampai kering. Bungkus dengan saset plastik sesuai keperluan lalu masykan dalam toples plastik, simpan di kulkas. Cara ini bisa bertahan cukup lama dan siap pakai. Bahkan bila disimpan di freezer bisa betahan bertahun lamanya tanpa mengurangi rasa pedas secara signifikan.
-Cara ketiga ini lebih umum dipraktikan di rumah tangga atau warung warung makanan yaitu dengan cara menjadikannya sebagai sambal lalu digoreng dengan minyak. Ini bisa menjadi stok yang lama, apalagi rajin untuk dipanaskan ulang dalam jeda waktu seminggu.
Selamat mencoba, semangat stok cabe sebelum menjadi langka.(uumsri)



















