TANAH BUMBU, aktualkalsel.com — Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Tanah Bumbu menggelar rapat kerja dengan Direktur RSUD dr.H.Andi Abdurahman Noor (DHAAN) dr.Muhammad Yandi Noorjaya, MM.
Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Tanah Bumbu Agoes Rakhmady,S.AP, Senin lalu.
Rapat ini membahas program kerja dan capaian kinerja pelayanan terhadap masyarakat.
Pada rapat tersebut terungkap pendapatan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD DHAAN mengalami penurunan dari tahun 2020.
Dalam kesempatan itu, pimpinan rapat menanyakan apakah ada kendala sehingga terjadinya penurunan.
Menanggapi hal itu, Direktur RSUD DHAAN dr.Muhammad Yandi Noorjaya, MM menyebutkan hal yang menjadi pemicu terjadinya penurunan pendapatan karena adanya peningkatan paparan covid-19 di tahun 2020 dan lonjakan virus ini pada 2021.
” Selain itu juga masih ada piutang dari Dinas Kesehatan dan piutang dari Kemenkes yang belum diterima,” ungkapnya.

Sementara itu, staf RSUD yang mendampingi dr. Yandi pada raker tersebut menambahkan, terkait serapan belanja yang belum maksimal, adanya pembangunan rumah dinas dokter, bangunan poli mata dan mulut seta pembangunan gudang farmasi dan juga berdampaknya harga obat-obatan yang harganya lebih mahal karena pandemi covid-19 sehingga anggaran untuk belanja melebihi target yang ditetapakan.
Usai mendengarkan paparan dari pihak terkait, DPRD berharap sebelum memasuki akhir tahun , pihak rumah sakit masih mampu untuk meningkatkan pendapatannya melebihi target yang sudah dicapai. edwan



















