BANJARMASIN aktualkalsel.com–Diduga kepanasan karena sepanjang siang dibawa mengemis oleh sang ibu, bayi belum setahun ini mengalami hedridasi hebat.
Bayi yang seharusnya sepanjang hari berada di rumah, oleh sang ibu dibawa berpanas keluar masuk pasar pasar tradisional di Banjarmasin untuk mengemis. Dan, pada Rabu 9 Maret 2022 itu terjadilah peristiwa yang memilukan. Si bayi kondisinya melemah. Oleh si ibu, bayinya bukan dibawa ke puskesmas melainkan pulang ke rumah.
Beruntung ada masyarakat yang perduli, dan melaporkannya ke pihak berwenang. Mendapat laporan petugas Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bersama Satuan Polisi Pamong Praja dan dinas terkait langsung menuju rumah pengemis itu dan mendapati si bayi yang lemah tengah ditidurkan dalam ayunan kain.
Oleh petugas bayi dan si ibu dibawa ke Rumah Sakit Sultan Suriansyah untuk diberikan perawatan. Namun karena kondisinya melemah karena ada muntaber, dirujuk ke
Rumah Sakit Ansari Saleh Banjarmasin.
Dalam perjalanan ke rumah sakit, di dalam mobil, petugas mengungkap fakta yang lebih miris lagi. Rupaya dari hasil mengemis itu juga digunakan si sibu untuk membeli lem mabuk.
“Sehari berapa kali membeli lem nya,” ujar seorang petugas seperti di tayangan laman pemko banjarmasin.
“Sekali saja,” ujar si ibu.
“Jangan ngelem dan jangan ngemis lagi. Ketahuan bisa ditangkap,” ujar petugas.(uumsri)



















