BANJARMASIN aktualkalsel.com–Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalsel membuka donasi bernama progam ‘Koin MUI Kalsel’ yang mulai diluncurkan per 16 Mei 2026 sesuai surat yang ditandatangani ketua umum KH Ahmad Syairazi SM dan sekretaris unum H Nasrullah MH.
Open donasi Rp100 ribu/per anggota pengurustersebut digagas sebagai respons atas dugaan tidak adanya bantuan dari Pemprov Kalsel untuk 2026 alias zonk untuk lembaga keagamaan tersebut. Dana untuk membiayai program MUI Kalsel termasuk agenda rakerda dan dialog kebangsaan.
Sehari setelah surat tersebut diterbitkan, respons pengurus baru yang dilantik 22 April 2026 tersebut luar biasa. Ada sekitar 40 persen dari sekitar 253 pengurus yang sudah mendonasikan bantuannya untuk program ini dengan besaran minimal Rp100 ribu sanpai Rp2 juta.
Sekretaris Umum MUI Kalsel Nasrullah MH menyebutkan surat tentang ‘Kion MUI Kalsel’ tersebut sudah ditembuskan ke MUI Pusat, Gubernur Kalsel dan ketua DPRD Kalsel.
“Memang dalam surat tersebut tujuan donasi yang utama adalah pengurus MUI Kalsel tetapi juga terbuka untuk seluruh muslimin Banua kita,” ujar Nasrullah yang dihubungi aktualkalsel.com Minggu 17 Mei 2026.
Ditanya apakah bantuan dari Pemprov Kalsel memang ditiadakan atau zonk untuk 2026 Nasrullah menyebutkan belum ada penjelasan pasti.
“Yang pastinya hingga sekarang belum ada ada dana hibah dari Pemprov Kalsel yang masuk rekening MUI Kalsel,” ujarnya.(uumsri)



















