BANJARMASIN, aktualkalsel.com — Ini pengakuan dari instruktur Lay , pembimbing dua staf Radio Swara Bersujud ( RSB ) Tanah Bumbu yang magang di RRI Banjarmasin selama seminggu.
Seperti diketahui untuk meningkatkan SDM di RSB, Direktur Radio milik pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu Sukriansyah mengirimkan dua orang stafnya untuk belajar Music Director ( MD ) di RRI Banjarmasin.
Mereka, adalah Mila dan Austin ( Mukhtar ). Sebelumnya, RSB juga mengirimkan satu orang reporter juga magang di RRI Banjarmasin atas nama Desy Aulia, yang besok Senin ( 25/7/2020 ), akan mengikuti Uji Kompetensi Wartawan ( UKW ) PWI Kalimantan Selatan.
Selain Mila dan Austin, pada waktu yang bersamaan, RSB mengirimkan tiga orang reporternya plus satu orang dari Diskominfo Tanah Bumbu untu
k belajar ke LKBN Antara Kalimantan Selatan.
Mereka, Yudis, Fitri, Alisa dan Didi dari Kominfo Tanah Bumbu.
Pada saat perpisahan dengan pelatih MD RRI Banjarmasin didampingi Koordinator Bagian Pemberitaan RRI Banjarmasin Nordiana, S.Sos, M.I, terungkap dua orang dari RSB yang dikirim belajar itu memiliki kemampuan yang cukup sehingga tidak memerlukan waktu melakukan adaptasi .
” Mereka ( maksudnya Mila dan Austin ) sudah memiliki dasar yang bagus sehingga apa yang saya ajarkan bisa diterima dengan bagus,” kata Lay yang merupakan pelatih Mila dan Austin, Jumat ( 21/7/2022 ) kemarin.
Selama mengajar ataupun memberikan materi kepada mereka yang pernah magang di RRI, Mila dan Austin, menurut Lay, pemahaman mereka lebih cepat dibandingkan dengan yang lain.
” Bahkan karya mereka melebihi saya, ” kata Lay sambil tersenyum.
Sementara itu, Mila dan Austin mengaku, sangat banyak pengalaman selama magang di RRI. ” Luar biasa Abang Lay dan Arul begitu banyak membagikan ilmunya kepada kami,” katanya.
Sementara itu, Direktur RSB Sukriansyah mengucapkan banyak terimakasih kepada kepala RRI Banjarmasin yang sudah menerima stafnya magang di tempatnya, dalam upaya meningkatkan SDM di radio yang dipimpinnya.
Selama kepemimpinannya, Sukriansyah menginginkan SDM di RSB terus ditingkatkan dengan cara mereka belajar di tempat lain, seperti yang dilakukan selama ini.
” Sebagai pemimpin di RSB saya harus jeli melihat potensi yang ada pada staf,” ungkap Sukriansyah yang juga salah satu wartawan dan pembina SMSI di Kalimantan Selatan. edwan



















