BANJARMASIN aktualkalsel.com—Sebagai destinasi wisata yang tergolong baru, spot Sungai Biuku bisa menjadi ‘obat penenang’ bagi warga Banjarmasin yang jenuh dengan hingar bingar kota.
Terletak di pinggiran utara kota berjuluk ‘seribu sungai’ ini memang menawarkan pemandangan kampung yang sangat kental suasana alamnya.
“Kampung alamnya sangat terasa. Aliran sungai dan kehidupan penduduknya yang bersahaja menenangkan kita,” ujar Muhammad, warga Kompleks Sungai Andai, Banjarmasin Utara, Minggu 1 November 2021.
Muhammad mengaku sering membawa anaknya mengunjungi kawasan itu. Selain jarak rumah dan spot itu tidak terlalu jauh, dia juga merasakan ketentraman di sana.
Sayangnya, menurut dia, sejumlah fasilitas yang dibangun di sana sekarang sudah rusak, tak bisa dipakai lagi.
“Ada semacam pondok di sana senya dibangun dengan bahan bambu. Waktu masih baru memang unik, tetapi kini sudah rapuh karena tak terurus,” ujar dia.
Tentang fasilitas wisata di Sungai Biuku yang rusak ini, dibenarkan oleh Kepala Dinas Pariwisata Banjarmasin Ichsan Ahlaq kepada aktualkalsel.com.
“Iya kondisinya sekarang seperti itu. Fasiltasnya dibangun dua tahun lalu, apalagi berada di alam terbuka, rentan lapuk,” ujar Ichsan Ahlaq.
Sebenarnya, ujar dia, fasilitas itu merupakan stimulan saja. Adalah masyarakat sadar wisata di sana yang menjaga dan melanjutkannya.
“Pemko hanya memberi bantuan awal,” tambahnya lagi.(uumsri)



















