BATULICIN,aktualkalsel.com — Pengisian jabatan Direktur Batulicin Jaya Utama ( BJU ), dan Direktur PDAM Bersujud yang kosong dinilai anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Tanah Bumbu Hasanuddin sudah tempat.
” Apalagi penggantinya orang-orang berpengalaman dalam bidangnya,” demikian Hasanuddin kepada aktualkalsel.com, Selasa ( 5/1/2021 ) malam.
Seperti diketahui, Perusahaan Daerah (Perusda) BJU yang bergerak dibidang pabrik pengolahan karet itu mengalami pergantian.
Sebelumnya dijabat Muhammad Darwis, dan berhubung bersangkutan mengundurkan diri, maka posisinya kini diisi Syamsul Alam, sebagai pelaksana tugas (Plt).
Pergantian posisi penting di perusahaan plat merah milik Pemkab Tanah Bumbu ini, ditandai dengan rangkaian serah terima jabatan yang berlangsung di aula Bersujud I, di kawasan perkantoran Gunung Tinggi, Sekretariat Pemkab Tanbu, Selasa (5/1/2020).
Selain Direktur Perusahaan Daerah (Perusda) BJU serahterima jabatan juga dilakukan Direktur PDAM Bersujud kepada PLT, karena posisinya kosong karena pejabat terdahulu sudah mengakhiri masa jabatannya.
Direktur PDAM Bersujud Ahmad Sobari yang masa jabatan sudah berakhir, menyerahkan jabatannya kepada Abdul Hafiz, sebagai pelaksana tugas.
Serah terima jabatan dipimpin Staf Ahli Bupati, H Andi Aminuddin. Tujuannya untuk mengisi kekosongan yang ada.

OPTIMIS
Kepada dua pejabat yang baru, Hasanuddin optimis, mereka segera melakukan pembenahan dalam kaitannya penerimaan pendapatan daerah ( PAD ).
Jika dilihat trackrecord keduanya memiliki pengalaman yang tidak diragukan lagi.
Syamsul Alam atau akrab dipanggil Ancung, memiliki pengalaman di bidang batu-bara terutama ketika bekerja di PT Arutmin Indonesia periode 1996 – 2003, Jr. Giologist – Sr. Geologist PT. Nusaminera Utama, tahun 1993 – 1996, selain itu pernah sebagai expert staff pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan.
Demikian juga dengan Hafiz, menurut Hasanuddin, dia merupakan direktur PDAM pertama di daerah ini, tahun 2004.
” Pak Hafiz dari dulu terus berupaya meningkatkan pelayanan dan meningkatkan kapasitas produksi air,” ungkap Hasanuddin.
Mereka ini, lanjut Ketua DPC PKB Tanah Bumbu itu, harus bisa mengembangkan potensi yang ada.
Terutama PDAM, yang kondisinya sampai sekarang masih merugi.
” Hal inilah yang akan menjadi PR
ke depan,” kata Hasan wakil ketua DPRD Tanah Bumbu periode 2014 – 2019 itu.
Sementara itu, Bupati Tanah Bumbu
Sudian Noor melalui Staf Ahli Bidang Keuangan Pembangunan, Perekonomian Andi Aminuddin mengatakan, menyakini mereka dapat mengemban tugas yang dipercayakan. Edwan/SKR



















