BANJARMASIN aktualkalsel.com– Sore hari di Desa Manunggal Lama, Kotabaru ini memang selalu sepi, apalagi sudah menjelang waktu Magrib. Warga yang sebagian besar bermukim dekat sungai memilih berdiam dalam rumah.
Ely Rahmah yang tengah beberes di rumahnya tiba tiba mebdengar lengkingan teriakan histeris yang menyayat hati. Tanpa pikir panjang dia mengejar asal suara tangisan minta tolong yang datang dari atah pinggiran sungai. Ternyata seorang anak tengah ketakutan menangis sambil menunjuk ke arah sungai.
Di sana dia menyaksikan bagaimana tubuh sang ibu diterkam lalu diseret seekor buaya besar, masuk ke dalam air sungai. “Mama ku, mama ku..,” ujar suara tangisan bocah tadi yang membuat Ely Rahmah ikut panik.
Menyadari tak mampu memberikan pertolongan seorang diri, dia langsung mekhabarkan kepada warga lainnya kejadian yang menimpa perempuan bernama Mar 36 th itu. Warga pun berdatangan dan pencarian menggunakan perahu pun dimulai saat hari sudah menuju gelap
Tim warga menyisir pinggiran sungai sekitar tempat kejadian yang merupakan semak semak, nanun tubuh Mar tak juga terlihat hingga malam pencarian terus dilakukan. Tim pun mengucap innalillahi wainnalillahi rojiun.
Baru setelah hampir enam jam, ibu muda yang malang itu ditemukan di antara semak pinggir sungai sekitar seratus meter dari tempat kejadian. Kondisi sudah meninggal dengan beberapa luka cabik di tubuhnya.
Kapolsek Sungai Durian, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan Ipda Tri Wibawa membenarkan, peristiwa penyerangan seekor buaya terhadap satu warga hingga meninggal dunia itu.
“Berawal korban dan anaknya mandi di sungai sore itu, tiba tiba tubuh bocah itu melihat tubuh ibunya diterkam buaya laku diseret masuk air sjngai,” ujar Ipda Tri Eibowo seperti dikutip dari banjarmasinpost.co.id.
Korban langsung dievakuasi kemudian dimakamkan keesokan harinya.(uumsri/ilustrasi net)



















