PELEIHARI, aktualkalsel.com — Selama tahun ketiga Kepemimpinannya, sudah sembilan kali menghadiri pembangunan pondok pesantren di wilayahnya.
Dengan terus bertambahnya pondok pesantren baru diharapkan menjadikan Kabupaten Tanah Laut sebagai Kota Santri dan tidak kalah dengan kabupaten lain.
Demikian Sukamta saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Falahussalam dibawah Pimpinan Guru KH Ahmad Subki, bertempat di Jalan Al Fatah Matah 2 Kelurahan Karang Taruna, Kecamatan Pelaihari, Senin (15/3/2021).
Dia mengatakan, semakin banyak pondok pesantren di Kabupaten Tala akan membawa keberkahan untuk masyarakatnya, karena cahaya islam terus berkembang dan tumbuh di daerah ini.
Karena itu Pemerintah Kabupaten Tanah Laut akan mendukung sepenuhnya untuk kemajuan pondok pesantren agar generasi-generasi muda tidak bingung memilih tempat yang tepat untuk belajar, sehingga nanti akan melahirkan banyak ustadz dan ustadzah untuk menjadi pemimpin yang berakhlak mulia.
“Saya kira dengan terus bertambahnya pondok pesantren baru adalah solusi yang tepat bagi para generasi muda untuk menimba ilmu,” kata Sukamta.
Guru KH Ahmad Subki selaku Pimpinan Pondok Pesantren Falahussalam mengatakan, terselenggaranya pembangunan pondok pesantren ini atas swadaya dari jamaah Majelis Ta’lim Nurul ‘Ilmi Wal ‘Ibadah, sehingga dana yang terkumpul bisa untuk membeli tanah serta para donatur yang terus menyumbangkan material yang diperlukan untuk keperluan pembangunan.
“Kami ucapkan banyak-banyak terimakasih atas sumbangan dan swadaya masyarakat untuk pembangunan Pondok Pesantren Falahussalam,” ucap beliau.
Bagi siapa saja yang ingin memberikan zakat, infaq maupun shadaqoh untuk pembangunan Pondok Pesantren Falahussalam bisa langsung mentransferkan donasi langsung kerekening Guru KH Ahmad Subki selaku Pimpinan Pondok Pesantren Falahussalam, ataupun menghubungi nomer 081351107010 atas nama Tabrani (Abriansyah). Dis/Edwan



















