MARTAPURA, aktualkalsel.com — Meski Kabupaten Banjar dalam penanganan ODF dalam menuju Kabupaten Sehat hanya mencakup kurang lebih 32 persen, namun kota ini telah didatangi Tim Verifikasi Lapangan Kabupaten Kota Sehat (KKS) Kementerian Kesehatan RI Antony Azarsyah di Mahligai Sultan Adam akhir September 2021 lalu.
” Untuk itulah kami datang dan perlu belajar ke sini, dalam konteks penanganan Kabupaten Kota Sehat,” kata Ketua Forum Kabupaten Kota Sehat ( KKS ) Tanah Bumbu Fawahisah Mahabatan didampingi Kepala Bappeda Tanah Bumbu Andi Anwar Sadat, Senin ( 1/11/2021 ).
Kabupaten Tanah Bumbu saat ini sesuai dengan visi dan visi Bupati Zairullah Azhar dan Wakilnya Muh. Rusli saat ini memantapkan daerah ini menjadi Serambi Madinah.
Untuk itu, salah satu yang harus dilakukan menjadikan Bumi Bersujud sebagai salah Kabupaten Kota Sehat di Kalimantan Selatan adalah peran nyata Forum KKS.
Dalam mewujudkan itu, semua anggota Forum KKS sering turun ke lapangan — ke desa – desa — untuk mensosialisasikan hidup bersih dan menghilangkan Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan.
Disambut Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Banjar Galuh Tantri Narindra dan Sekretarisnya Jurji Zaidan serta Ketua Forum Kabupaten Sehat Kabupaten Banjar Teguh, Fawahisah mengatakan, mereka sudah tepat datang ke sini untuk mengaji bagaiman bisa termasuk kabupaten yang terverifikasi, padahal penanganan ODF-nya hanya sekitar 32 persen, sementara Tanah Bumbu sudah 34 persen lebih.
Ketua Bappeda Tanah Bumbu Andi Anwar Sadad menambahkan, Kabupaten Banjar sudah melalui seleksi tahap verifikasi dokumen dalam mengikuti Kabupaten Kota sehat.
Dari 155 Kabupaten Kota yang mengajukan dokumen dan ada 33 Kabupaten Kota yang lolos.
Salah satunya Kabupaten Banjar.
” Ini menurut kami luar biasa, dan kami perlu belajar seperti yang diungkapkan, Ketua Forum KKS Tanah Bumbu, Pak Fawahisah Mahabatan,” kata Anwar Sadad.
Dan hal ini merupakan salah satu komitmen Bupati Tanah Bumbu Zairullah Azhar untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dalam menuju Kota Madinah.
SAAT SERIMONIAL
Menurut Galuh Tantri Narindra, kunjungan Tim Verifikasi Lapangan KKS dari Kemenkes beserta rombongan di Kabupaten Banjar untuk melihat penanganan Forum Kabupaten Kota Sehat, karena kota Intan ini, terus menerus melakukan kegiatan di lapangan.
” Pihaknya berkomitmen menciptakan Kabupaten Sehat bukan hanya pada seremonial. Melalui program dan kebijakan, kita terus upayakan kesehatan masyarakat supaya semakin meningkat,”ungkapnya yang pernah mendapatkan gelar Srikandi Sungai Indonesia.
Gelar itu, didapat Galuh Tantri saat Kongres Sungai Indonesia tahun 2017.
Kabid Bidang Sosial Budaya dan SDM Bappeda Litbang Kabupaten Banjar Anna Rosita Santi menambahkan, salah satu kunci keberhasilan daerah ini bisa terverifikasi karena adanya keterlibatan peran serta masyarakat ikut menciptakan Kabupaten Bersih.
Caranya, ketiap kecamatan dan kelurahan atau desa, mereka berkomitmen dengan Pemkab untuk ikut menuntaskan kasus ODF.
Hadir pada studi banding tersebut Kadis Pendidikan Tanah Bumbu Eka Saprudin, Direktur Perusda Tanah Bumbu Syamsul Alam, Adventina mewakili Kadinkes, tim khusus dan percepatan Saidy Ilmu, Muhammad Kadir, H. Dabir, H. Sagena, Sohibul, Yopi yang mewakili Kadisperindag Tanah Bumbu. A-01/edwan



















