BANJARMASIN aktualkalsel.com—sepuluh hari Paskatragedi Stadion Kanjuruhan, di berbagai sudut Kota Malang masih bertaburan spanduk bertuliskan tema ‘Usut Tuntas Tragedi 1-10-2022’.
Di sejumlah jalan raya bahkan spanduk ukuran besar dibentangkan melintang di atas ramai kendaraan yang melintas.
Bukan hanya berbentuk spanduk, narasi menuntut keadilan dari warga Kota Malang umumnya dan Aremania khususnya itu juga ditempelkan di baliho baliho raksasa satu kaki iklan produk terkenal sehingga dari jauh kejauhan sudah tampak jelas.
‘Usut tuntas traedi 2-10-2022’ dan juga yang bertuliskan ‘tragedi Kanjuruhan dan Gas Airmata (Ibu)’ namun di bagian kata ‘gas’ mereka silang dengan cat merah mencolok. Ada juga yang bertuliskan ‘pembunuh berseragam’ dan masih banyak lagi narasi yang terasa menyisakan duka pilu bagi yang membacanya.
Spanduk spanduk itu juga mereka pasang di berbagai pintu gerbang masuk kawasan permukiman warga seperti kompleks dan gang bahkan di depan sejumlah kantor.
“Tidak itu saja di kaca mobil belakang juga mereka tulis, khususnya kaca yang berdebu sehingga tulisan bisa terbaca”, ujar Muhammad, urang Banjar yang kini mukim di kota itu Senin 11 Oktober 2022.
Menurut alumnus salah satu perguruan tinggi negeri diMalang itu, tulisan di kaca belakang mobilnya sudah ditulis orang tak dikenal beberapa hari lalu.
“Sengaja tak saya cucu kacanya biar sampai hilang sendiri,” ujar pria yang mengaku fans Arema ini.
“Saya memang tidak pergi ke Stadion Kanjuruhan untuk nonton Arema vs Persebaya karena memang ada khawatir rusuh,” ujar dia.(uumsri/foto net)




















