BANJARMASIN, aktualkalsel.com — Wakil Bupati terpilih Kabupaten Tanah Bumbu periode 2021 — 2024 Muhammad Rusli mengatakan, setelah dilantik sebagai wakil bupati bersama bupati terpilih Zairullah Azhar dirinya akan langsung turun ke lapangan.
Dengan turun ke lapangan dapat mengetahui potensi lahan pertanian atau jumlah petani yang sampai bertahan hingga sekarang.
Menurut Rusli, sekarang ini petani di Kabupaten Tanah Bumbu banyak menggarap karet dan kelapa sawit. Karena kedua sektor ini cukup menjanjikan dibandingkan dengan sektor pertanian lainnya.
” Selain itu, program saya ke depan akan meningkatkan bantuan pupuk kepada petani.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Tanah Bumbu, Kepala Dinas Pertanian Tanah Bumbu Faurazi Akbar mengatakan, siap mendampingi pimpinan, bupati dan wakil bupati.
Pada periode 2020 telah menjalankan program pemerintah pusat untuk mencapai ketahanan pangan melalui swasembada pangan dengan menggenjot produksi padi di seluruh wilayah kecamatan yang ada di Bumi Bersujud.
“Sedangkan untuk April-September 2020 lalu produksi padi ditargetkan sekitar 7.000 hektar atau sekitar 32.200 ton padi,” katanya.
Dia mengatakan, dari target tanah padi pada periode 2020 semuanya telah terpenuhi, bahkan pada Oktober-Maret 2019 lalu surplus sekitar 14 hektare.
Untuk wilayah Tanah Bumbu yang paling banyak memproduksi padi ada di Kecematan Kusan Hilir sekitar 32.788 ton dari 6 ribu hektar.
Sedangkan Kecamatan Kusan Hulu hasil produksi mencapai 26.152 ton dari 2.488 hektar.
Namun untuk kecamatan lain hasil produksinya dibawah dari dua kecamatan tersebut.
Untuk mencapai target tersebut pihaknya juga memberikan bantuan pengembangan padi berupa benih, alsintan melalui kelompok tani dan pembuatan irigasi atau sarana prasarana air melalui dana APBN 2020 lalu. Edwan/SKR



















