BANJARMASIN aktualkalsel.com–Inilah padang ilalang terpanjang di tengah jalan raya. Terdapat di hampir sepanjang jalur jalan lingkar selatan luar, antara Kota Banjarmasin, Kota Banjabaru dan Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan.
Median jalan yang panjang itu bukannya menjadi taman dengan tumbuhan pohon serta tanaman hias sebagai penghibur mata pengendara di sana, melainkan menjelma sebagai padang ilalang yang panjang.
“Serasa mengendara di hutan ilalang,” tutur Karni, warga Banjarmasin yang mengaku kerap melintasi kawasan itu.
Saking panjang dan rimbunnya ilalang yang memenuhi sepanjang median jalan di sana, sehingga antara pengebdara yang keluar lingkar itu tidak akan melihat kendaraan arus masuk.
“Iya seperti pemisah pandang,” ujarnya.
Kawasan lingkar selatan dari kawasan Trisakti Banjarmasin menuju Lianganggang kini menjadi jalan alternatif yang banyak dipilih pengendara yang hendak masuk atau keluar Kota Banjarmasin untuk menghindari kemacetan di kawasan Jl A Yani sekitar Gambut.
“Apalagi pada momen lebaran hingga pekan ketiga plus ada libur tiga hari, macet di A Yani ,” ujarnya.
Bukan hanya Karni, seorang ASN sebuah kementrian, Ary mengaku setiap sore pulang kerja memilih masuk Kota Banjarmasin lewat jalur kiri lingkar selatan luar ini untuk mengindari macet.
“Lebih cepat kan rumah saya di kawasan utara, masuk Trisakti terus Pasir Mas lalu kawasan Alalak Banjarmasin Utara,” ujar Ary.
Sayangnya, lingkar selatan luar ini kurang mendapat perhatian. Jalur yang dikenal sebagai lintasannya truk truk besar dan trailer ini kini selain mediannya jalannya jadi hutan ilalang juga banyak sampah berserakan dan beberapa titik ruasnya rusak.(uumsri)



















