BANJARMASIN aktualkalsel.com—Tergolong kampung tua, Sungai Baru Banjarmasin yang dikenal sebagai kampung ketupat dan lontong, kini tengah bersiap mem-branding diri menjadi kampung wisata.
Terletak di pinggiran Sungai Martapura yang membelah pusat kota serta diakiri anak Sungai Pekapuran, kampung ini oleh Pemko Banjarmasin, wilayah ini disiapkan sebagai salah satu obyek wisata budaya dan kuliner. Dikawal oleh siring sepanjang kampung tersebut kini pemandangan dan akses semakin terbuka. Berdiri di tepian kampung ini mata akan dimanjakan pemandangan sungai, jembatan serta pohon di kejauhan.
Siring cukup lebar yang digunakan untuk pesepeda ini sudah terhubung ke kawasan Mitra bahkan kedepannya akan tersambung sampai depan SwissBell Hotel sampai Kelayan. Inilah wajah baru Kampung Ketupat yang pedonanya bukan hanya menawarkan cakang atau ketupat rebus yang bergantungan di kios kios penjual.
Menuju kawasan wisata Kampung Ketupat di sisi tepi sungai sudah dibebaskan dari bangunan sehingga pemandangannya lempang ke sungai bahkan berseberangan langsung dengan pesisir sungai wisata Kota Tua Jl Hasanuddin HM.
Untuk menyambut wisatawan beberapa warung bersahaja sudah pula beroperasi di sana, di bawah naungan pohon pohon.
“Banjarmasin saat ini memang sudah memiliki banyak spot wisata kuliner, jadi ada persaingan. Tetapi yang penting kawasannya aman, bersih dan jangan mahal. Itu kuncinya untuk bertahan,” ujar Soleh, mantan guide tur city Bsnjarmasin Sabtu 27 Agustus 2022.
Apalagi, menurutnya, kalau bisa parkir gratis akan menjadi daya tarik kuat wisata di sana.(uumsri)




















