BANJARMASIN aktualkalsel.com–Jajaran pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalimantan Selatan menggagas program bertajuk ‘Menyisir Sejarah Tokoh MUI Kalsel, Menapak Tantangan Zaman’ sebagai momentum milad ke 51 organisasi para ulama Indonesia di daerah ini.
Program tersebut dimulai Jumat 17 Juli 2026 dengan berziarah ke empat makam ketua umum terdahulu yang telah meninggal dunia masing masing makam KH Abdul Moeis di kawasan Kompleks Pemakaman Muslimin belakang Masjid Jami Banjarmasin, makam KH Prof Asywadi Syukur di Martapura, makam KH Ahmad Makkie di Birayang, Kabupaten Hulu Sungai Tengah serta makam KH Husin Nafarin di Paringin, Kab Balangan.
“Puncak milad akan diselenggarakan di Pondok Pesantren Dalam Pagar Kab Hulu Sungai Selatan pada Senin malam 27 Juli 2026,” ujar Sekretaris Unum MUI Kalsel DR H Nasrullah kepada aktualkalsel.com.
Menurutnya, di antara waktu ziarah dan puncak milad, pengurus akan bersilaturahim ke tokoh Banjar yang berjasa dalam mensuport kegiatan organisasi ini sepwrti Gubernur Kalsel H Muhidin, mantan gubernur Kalsel dan wakilnya Rudy Ariffin dan Rosehan serta mabran gubernur H Sahbirin dan wakil H Rudy Resnawan.
“Kami juga akan bersilaturahim ke tokoh MUI Kalsel Pangeran Gt Rusdi Effendy AR yang kini tengah sakit,” ujar Nasrullah.(uumsri/foto persiapan ziarah ke makam alm KH Abdul Moeis)
















