JAKARTA aktualkalsel.com–Kasus penculikan anak menggegerkan warga Kampung Sahari, Jakarta Pusat. Dalam rekaman SCTV terlihat si penculik melakukan aksinya dengan santai.
Dalam rekaman itu terlihat seorang pria tinggi menggunakan masker hitam, muncul dari tikungan jalan kampung yang cukup ramai. Di sebelah kirinya, bocah perempuan setengah berlari mengikuti langkah cepat si pria hingga menuju sebuah bajay hijau yang terparkir tidak jauh dari tikungan. Pintu bajay dibuka kemudian bocah berambut pendek dan cerita itu dibawa masuk.
Ternyata itulah proses singkat penculikan bocah yang terjadi dekat rumah orangtua si anak dan jalan kampung siang itu tengah ramai.
“Saya sudah melapor ke polisi kehilangan anak, sebab kami belum tahu kalau anak kami diculik,” ujar Onih, ibu si anak kepada KompasTV 17 Desember 2022.
Onih menceritakan, di rumahnya yang juga merupakan warung kecil kedatangan tukang bajay yang sudah mereka kenal. Dia minta dibuatkan teh manis, karena kehabisan gula lalu ditawarkan kopi hitam pahit. Si pria tadi setuju.
“Belum habis kopi yang disajikan si tukang bajay tadi menanyakan apakah ada nasi untuk dimakan bersama. Saya bilang jangankan nasi, kerak pun tak punya,” cerita Bu Onih.
Rupanya tengah menjalankan modus, lalu pria tadi menyerahkan uang untuk beli beras agar bisa makan bersama dengan tiga anak dan suami Bu Onih. Selanjutnya pria tadi pernisi untuk membeli ayam goreng sebagai lauknya.
“Dia bilang mau beli ayam ciken, tetapi sebelum pergi saya lihat dia ada mencolek anak bungsu saya, sepertinya minta ditemani,” cerita Onih lagi.
Dilihatnya pria tadi membelok ke kiri dari rumah mereka menuju arah prnjual ayam goreng. Tetapi dia tidak muncul hingga sore hari.
“Semula kami tidak mengira dia pergi bersama anak kami, baru sore hari si bungsu tidak terlihat jadi ksmi inisiatip melaporkannya ke polisi sebagai anak hilang. Kami tahunya anak diculik setelah ramai beredar SCTV dimana anak saya dibawa kabur pemilik bajay tadi,” ujarnya.
Walau sudah mengenal si tukang bajay, namun ternyata Onih tidak tahu dimana tinggal pria itu, karena perkenalan mereka di warung beberapa kali dia pesan minuman.
Kini dalam tiga hari terakhir, pihak kepolisian tengah memburu si penculik yang sudah membawa kabur bocah tadi.
“Saya tetap akan cari ansk saya bagaimanapun caranya,” ujarnya dengan sedih.(uumsri/foto net)


















