BLITAR aktualkalsel.com–Selang sepekan perampoan di Rumah Dinas (Rumdin) Bupati Blitar, pihak kepolisian setempat baru berhasil mengidentifikasi pelaku.
“Pelakunya lima orang saat beroperasi menggunakan simbol simbol ASN seperti baju dan mobil plat merah. Tetapi belum pasti itu mobil dinas beneran,” ujar Kapolres Blitar AKBP Argo Wiyono kepada wartawan.
Perampokan di rumdin bupati Blitar itu terjadi Senin 12 Desember 2022 dinihari. Kawanan perampok menggunakan mobil dengan mengecoh satpol PP yang menjaga rumdin tersebut lalu membuka pintu pagar dan masuklah mobil berplat merah itu seperti layaknya mobil para tamu atau anggota keluarga.
Dalam SCTV di lingkungan rumdin itu terlihat seorang pria membukakan pintu pagar untuk mempersilakan mobil hitam masuk. Ternyata, itu bukan petugas jaga melainkan satu dari kawanan perampok yang lebih dulu menyelinap. Bagaimana cara menyelinapnya tidak dirinci.
Hanya disebutkan, sebelum kawanab rampok masuk ke rumdin yang berjarak ratusan meter dari Mapolres Blitar itu, mereka melumpuhkan tuga anggota Satpol PP yang dinas malam itu.
Begitu masuk, mengobrak abrik dalam rumah lalu menggedor pintu kamar utama dan menyekap bupati dan istri dengan mengikat tangan kaki serta menutup mulut keduanya.
Dalam aksinya itu berhasil menguras uang di brankas 400 juta dan perhiasan yang dikenakan istri bupati.
“Terus terang uang itu untuk nyicil utang waktu kampanye. Dikumpulkan dari berbagai honor,” ujar bupati Blitar itu.(uumsri/foto net)


















