BANJARMASIN aktualkalsel.com–Setelah menjalani karantina selama dua pekan, seekor bekantan yang ditangkap warga Kamoung Sasirangan Bsnjarmasin, kondisinya terus membaik.
“Stabil, sehat,” ujar Ketua Tim Animal Rescue Banjarmasin, drh Anang Dwijatmiko, Sabtu 17 Desember 2022 seperti dilansir banjarmasinpost.co.id.
Jenis kera yang berhidung panjang kemerahan itu, sempat tersesat kemudian ditangkap warga Kampung Sasirangan Banjarmasin Tengah beserta tim penyelamat binatang Banjarmasi pada 3 Desember 2022.
Kehadiran binatang yang dilindungi di kampung itu sempat membuat warga geger karena bakantan itu tampak kebingungandan warga tidak bisa menangkapnya.
Baru kemudian datang bantuan dari tim penyelamat binatang Banjarmasin untuk menangkapnya dengan cara melepaskan semacam jarum anak sumpit yang sudah diisi denga obat bius. Kini si bakantan yang msih dalam karantina itu ditempatkan dalam kandang di kebun binatang mini Jahri Saleh Banjarmasin Utara.
Menurut Medik Veteriner di Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Banjarmasin Dwijatmika bakantan itu nantinya akan dilepas di habitatnya bila kondisinya sudah fit betul.
“Sekarang ditempatkan di kandang satwa yang lebih besar,” jelasnya. Bakantan selain dilindungi, ia merupakan maskot Kota Banjarmasin bahkan di era walikota H Muhidin periode 2010-2015 diabadikannya dalam bentuk patung raksasa berbahan perunggu yang kini bertengger di tepian Sungai Martapura pusat Kota Banjarmasin dan menjadi salah satu spot wisata.(uumsri/foto net)


















