AMUNTAI, aktualkalsel.com – Sebanyak 20 finalis pemilihan Duta Generasi Berencana (Genre) Tingkat Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Tahun 2021 akhirnya mengikuti masa karantina di asrama BKPPD HSU.
Kegiatan ini di buka secara resmi oleh kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DPPKB) HSU Hj Anisah Rasyidah, di Aula Dispersip HSU, Rabu (23/6/2021).
Para finalis yang terdiri 10 putra, 10 putri ini akan mengikuti masa karantina selama tiga hari yakni 23-25 Juni, disusul grand final yang akan dihelat pada 26 Juni 2021 nanti.
Kepala DPPKB HSU Hj Anisah Rasyidah Wahid dalam sambutannya mengaku mengapresiasi kepada para penyuluh KB yang turut terlibat aktif menyukseskan pemilihan Duta Genre berencana Kabupaten Hulu Sungai Utara ini.
“Kami juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia pelaksana yang telah bekerja keras guna menyelenggarakan kegiatan ini,” kata Anisah.
Dikatakan Anisah, bahwa pemilihan Duta Genre ini dilaksanakan guna mencari sosok remaja yang mampu menjadi role model bagi teman sebaya dalam menghindari Triad KRR dan merencanakan hidup secara terencana dalam kehidupan sehari-hari karena faktor pertemanan sangat berpengaruh terhadap perilaku remaja tersebut.
“Oleh karena itu kita harus menciptakan pergaulan yang positif guna membangun remaja yang berkualitas yang diakui oleh masyarakat,” jelasnya.
Selain itu, lanjut Anisah, selama ini Kabupaten HSU sudah menorehkan segudang prestasi baik di tingkat provinsi maupun di tingkat nasional.
Ditemui terpisah, ketua pelaksanaan Ibnu Malkan, mengatakan fokus untuk karantina kali ini adalah pemberian berbagai materi disamping gladi resik dan pertunjukan bakat bagi seluruh peserta finalis nantinya.
“Untuk poin-poin penilaian yang diambil selama karantina, pertama dinilai dari sikap para peserta dan juga penilaian penyuluhan bagaimana cara peserta menyampaikan program kerjanya, apa saja kerjanya itu, apakah bisa kita laksanakan atau tidak, ” ujar Ibnu.
Pemilihan Duta Genre tahun ini dilaksanakan secara tertutup dengan menerapkan protokol kesehatan. Tidak seperti tahun lalu. dis/edwan



















