BANJARMASIN aktualkalsel.com–Dinas Sosial Tanahlaut (Tala) Kalimantan Selatan, tengah menyeleksi lebih 30 pasangan menikah yang ingin mengadopsi bayi malang yang ditinggalkan orangtuanya di sebuah langgar, Sabtu malam 12 Desember 2023.
Dari puluhan calon ortu asuh yang diseleksi itu sekitar 70 persen gugur karena tidak menenuhi syarat. Sementara bayi laki laki itu kini dalam perawatan pihak dinsos setempat setelah ditemukan waga di Langgar Nurul Imsn, Desa Panyipatan, Tala sekitar pukul 1 dinihari dalam kondisi menangis kedinginan.
“Kini tersisa tujuh peminat yang akan kami seleksi lagi ubtuk menentukan siapa yang paling layak ditunjuk sebagai pengadobsi si bayi,” ujar Kepala Dinsos Tala Eko Trianto, Selasa 12 Desember 2024 seperti dikutip dari banjarmasinpost.co.id.8
Ia menerangkan ada beberapa ipersyaratan yang harus dipenuhi peminat tersebut antara lain belum memiliki keturunan (anak) selama beberapa tahun berumahtangga, kemampuan finansial untuk merawat dan membesarkan bayi tersebut.
Selanjutnya, menurut Eko, untuk menentukan, akan dilibatkan pihak terkait seperti Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dan pihak kepolisian.
Sementara pihak kepolisian terus menelusuri siapa orangtua yang sudah meninggalkan bayinya di malam dinihari itu.(uumsri/foto net)


















