BANJARMASIN aktualkalsel.com—Show gerakan produk buatan Indonesia (gernas BBI) di Banjarmasin berakhir Minggu 24 Juli 2022 kawasan Jl Sudirman tepian Sungai Martapura Banjarmasin.
Ada kesan kuat Ruang pamer terbuka produk puluhan usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kalsel itu didominasi dengan pajangan produk sasirangan dan daun purun yang didesain aneka rupa.
Hampir semua ruang pamer yang datang dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan itu memajang dua produk khas provinsi ini. Berikut stan stan yang dikelola kelompok wirausaha UMKM.
“Varian desain nya lebih kaya. Misal untuk bahan sasirangan desainnya sudah ada yang out of the box seperti bentuk sepatu santai, tidak hanya untuk busana, jilbab, tas atau pernik pernik,” ujar Ayu, satu pengunjung.
Demikian pula dengan produk dari bahan daun purun, aneka desainnya mulai kompetitip walaupun banyak yang mirip mirip. Seperti didesain untuk aneka tas.
“Terasa ada ‘perang’ desain memang untuk dua produk ini. Nyaris sama tampilannya di setiap stan yang membedakan tinggal kualitas prosesnya, ada yang masih kasar ada juga yang sudah oke,” ujar pengunjung mengaku kerap mengunjungi pameran produk UMKM daerah ini.
Mayoritas krrativitas desain untuk jenis tas produk daun purun misalnya, padupadannya menggunakan kain sasirangan, benang rajutan dan beberapa sintetis.
Pameran dua hari itu menjadi pusat kunjungan warga Kota Banjarmasin untuk berburu produk khas Kalsel baik berupa pakaian maupun kulineran.(uumsri/foto istimewa)



















