TANAH BUMBU, aktualkalsel.com – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menyampaikan jawaban atas berbagai pandangan, saran, dan masukan enam fraksi DPRD terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2027.
Penyampaian jawaban tersebut berlangsung dalam Rapat Paripurna DPRD Tanah Bumbu di Ruang Sidang Utama DPRD, Selasa (20/10/2026). Rapat dipimpin Wakil Ketua I DPRD Tanah Bumbu, H. Hasanuddin, didampingi Wakil Ketua II H. Sya’bani Rasul.
Jawaban Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, disampaikan melalui sambutan tertulis yang dibacakan Asisten III Bidang Administrasi Umum, M. Yamani. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat instansi vertikal, staf ahli, para asisten Sekretaris Daerah, serta kepala SKPD.
Dalam tanggapannya, pemerintah daerah menjelaskan sejumlah hal yang menjadi perhatian fraksi-fraksi, di antaranya proyeksi pendapatan, belanja prioritas, pengelolaan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA), hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.
Untuk Tahun Anggaran 2027, pendapatan daerah direncanakan mencapai Rp2,185 triliun. Angka tersebut terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp479,99 miliar, pendapatan transfer Rp1,696 triliun, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp8,92 miliar.
Pemerintah daerah menjelaskan bahwa penyusunan RAPBD 2027 mengacu pada arah kebijakan pembangunan yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027.
Sejumlah prioritas pembangunan yang menjadi perhatian meliputi peningkatan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pemerataan pelayanan publik, penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pengembangan sektor pertanian dan perikanan.
Seluruh program tersebut diarahkan untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pemerataan pembangunan di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu.
Penyampaian jawaban pemerintah daerah ini menjadi bagian dari tahapan pembahasan RAPBD 2027. Selanjutnya, fraksi-fraksi DPRD dijadwalkan menyampaikan pendapat akhir dalam rapat paripurna berikutnya.
Melalui pembahasan bersama antara eksekutif dan legislatif, RAPBD 2027 diharapkan dapat disusun secara terukur, memperhatikan kebutuhan masyarakat, serta mendukung pencapaian target pembangunan daerah. ril




















