BANJARMASIN aktualkalsel.com–Sungguh tega ibu ini, meninggalkan bayinya yang baru lahir di bawah pohon sawit di perkebunan karet kawasan Desa Bungkulu, Tanbangulang, Tanahlaut, Provinsi Kalimantan Selatan.
Lebih teganya lagi, bayi yang masih merah itu ditaruh hanya beralas karung bekas senen, tanpa pakaian apalagi selimut. Tangisan memilukan pun memecah keheningan pagi di kawasan perkebunan karet itu hingga mengusik Linda , perempuan 34 tahun yang berprofesi sebagai buruh penoreh karet di kebun itu Rabu 3 Januari 2024.
Menurut pengakuan Linda, awalnya suara tangisan itu terdengar sayup sayup, lalu dicobanya menelusuri datangnya suara hingga sampai pada sebuah pohon sawit, tangisan itu semakin keras.
“Ternyata bayi tanpa pakaian, saya langsung menyelimutinya dengan jilbab yang saya kenakan, menggendongnya dan menyerahkan kepada pemilik kebun ini,” ujar Londa seperti dikutip dari banjarmasinpost.co.id.
Tentang kehadiran Linda di kebun itu, menurutnya, merupakan kegiatan setiap pagi sebagai pekerja menyadap karet. Pagi itu dia bersama ayahnya namun berbeda wilayah sadapan sehingga terpisah.
Linda mengaku langsung menemui sang ayah sambil menggendong bayi malang tersebut, kenudian mereka berinisiatip untuk menyerahkan kepada tuan kebun.
“Bayi itu kemudian dibawa ke puskesmas terdekat untuk dirawat,” ujar Kapolres Tala AKBP Junaeddy Johnny melalui Kapolsek Tambangulang Iptu Afianor yang sudah menerima laporan tentang ditemukannya bayi di perkebunab karet itu.
Kini pihak kepolisian tengah berupaya menelusuri siapa orangtua yang tega meninggalkan bayinya di tengah kebun tadi, lingkungan yang sangat rawan dengan ancaman binatang buas seperti ular dan macan..(uumsri/ilustrasi net)




















