BANJARMASIN aktualkalsel.com—Kasus pembunuhan berencana Brigadir Yoshua terus melahirkan bahasan baru. Tak berhenti pada berita pengakuan tersangka Irjen Ferdy Sambo, tetapi juga sang ajudan yang menjadi tersangka sekaligus saksi mahkota: Bharada E.
Terbaru, pelaku penembakan terhadap rekan sejawatnya itu diberitakan mempunyai pengacara baru yaitu Ronny Talapessy menggantikan Deolipa Yamara yang dicopot secara mendadak dan sepihak. Bahkan ada yang menyebut ‘dalam tekanan’.
Ronny menjadi pengacara ketiga bagi Bharada E setelah pengacara pertamanya Andreas Silitonga mengundurkan diri. Baik Andreas maupun Deolipa bertahan mendampingi kliennya tidak sampai hitungan sepekan. Walau hanya empat hari mendampingi Bharada E namun Deolipa yang eksentrik itu berhasil mengungkap secara ceplas ceplos keterlibatan Irjen Sambo sebagai penyuruh pembunuhan.
Gonta ganti pengacara untuk Bharada E mendapat sorotan berbagai kalangan yang bespekulasi akibat intervensi Polri dalam hal ini Bareskrim yang menangani kasus pembunuhan berencana yang mengakibatkan tiga jenderal dan 31 anggota polri di bawahnya dicopot dan dinyatakan menyalahi etika profesi.
Lalu siapa Ronny Talapessy yang menggantikan Deolipa Yumara?
Berpenampilan lebih formal, Ronny merupakan seorang kader Parpol. Mengutip tvone..com pengacara baru Bharada E ini bernama lengkap
Ronny Berty Talapessy, S.H., M.H.
Merupakan anggota Peradi untuk profesinya dan anggota Ikadin untuk bisnisnya.
Alumni Universitas Atmajaya Jakarta, Universitas Gadjah Mada University ini dalam kariernya pernah menangani kasus pembunuhan di Tugu Tani pada 2012 dan menjadi salah satu tim pengacaranya Ir. Basuki Tjahaja Purnama M.M. atau Ahok pada 2016.(uumsri)
.



















