BANJARMASIN aktualkalsel.com–Benarkah uang gratifikasi yang menyeret Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin jadi tersangka oleh Komisi Penerantasan Korupsi (KPK) digunakan untuk membiayai kampanye sang istri yang ikut Pilkada Gubernur 2024?
Pertanyaan yang sudah menjadi opini di kalangan masyarakat Kalimantan Selatan Paska Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Tim KPK di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Prov Kalimantan Selatan pasa Senin 7 Oktober 2024 di Banjarbaru itu dijawab oleh Wakil KPK Nurul Ghufron hari berikutnya.
Pada konpres yang berlangsung di kantir KPK di Jakarta itu seorang wartawan menanyakan apakah benar kampanye istri gubernur Kalsel yang kini maju di Pilkada Gubernur itu dibiayai antara lain dengan uang gratifikasi sang suami.
Menurut Ghufron dari OTT di Banjarbaru yang menggiring tujuh orang termasuk Gubernur Kalsel dan Kadis PUPR Kalsel sebagai tersangka itu telah mengamankan uang dalam tiga tas dan satu kardus berjumlah sekitar Ro12 miliar lebih.
“Ini sekarang ada di hadaoan kita semua sebagai barak bukti (barbuk) dari OTT tersebut. Tetapi apakah uang ini yang akan jadi biaya kampanye istri gubernur yang ikut pilkada disana, itu bukan ranah KPK menyentuhnya. Kami hanya mengungkap kasusnya,” ujar Ghufron lagi.
Ghufron juga tidak menyebut instansi mana yang berwenang menelusuri aliran dana kampanye tersebut.
Sebagai catatan di Indonesia ada Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang selama mencatat dan melaporkan lonjakan transaksi mencurigakan terkait dana kampanye.
Di Pilkada Gubernur Kalsel 2024 ada dua pasang kandidat yaitu Muhidin-Hasnur dan pesaing beratnya yaitu Raudatul Jannah-Rozanie. Raudatul Jannah atau yang akrab disapa Acil Odah adalah istri Gubernur Kalsel Sahbirin. Sang gubernur pada Selasa 8 Oktober 2014 ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK sehari setelah operasi senyap di Kantor PUPR Kalsel di Banjarbaru dengan dakwaan gartifikasi.
Dalam kampanye yang tersisa waktu sekitar satu bulan ini spanduk spanduk masiv nya menggunakan jargon ‘kampung Acil Odah, calon gubernur Kalsel’ yang terpampang di berbagai sudut wilayah provinsi Kalsel. Pilkada serentak akan betlangsung 27 November 2024. (uumsri/foto net)




















