BANJARMASIN aktualkalsel.com–Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron menyinggung ada dua kata kode ditemukan dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PURP) Kalimantan Selatan pada Senin 7 Oktober 2024 itu.
Dua kata kode itu adah ‘paman” dan ‘atlas’. Kedua kata tersebut ada terpampang di bagian luar tas dan kardus berisi uang yang diamankan tim KPK dari yang disebut operasi senyap itu.
Disebutkan kata ‘paman’ tertulis di kardus berisi uang Rp800 juta sedangkan kata ‘atlas’ tertulis di tas hitam berisi uang miliaran rupiah.
“Kita menyebutnya kode ya, dan masih mendalami apakah kata ‘panan’ dan ‘atlas’ itu merujuk ke nama seseorang atau apa. KPK masih belum menastikan karena dalam pendalaman materi,” ujar Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menjawan pertanyaan wartawan di ekspos sehari setelah OTT pada Kantor PURP Kalsel di Banjarbaru itu.
Di konpers ditayangkan kardus warna kuning berisi uang tersebut terdapat foto gubernur Kalsel Sahbirin di sampingnya tertulis kata ‘Paman Birin’ lalu di bagian bawahnya kata ‘bergerak’. Mirip dengan jargon ketika pria itu pertama kali maju di Pilkada Gubernur Kalsel sepuluh tahun lalu.
OTT tersebut menetapkan antara lain Gubernur Kalsel Sahbirin dan Kepala Dinas PUPR Kalsel Ir Solhan sebagai tersangka dugaan gratifikasi. Sementara masyarakat Kalsel mengenal gubernur mereka dengan sebutan akrab sebagai ‘Paman Birin’.(uumsri/foto net)




















