TANAH BUMBU, aktualkalsel.com — Kasus penyebaran virus corona atau COVID-19 di Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan, sejak periode 2021 hingga saat ini terus melandai atau mengalami penurunan kasus.
Kepala Dinas Kesehatan Tanah Bumbu Setia Budi melalui Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit, Saleh di Batulicin Senin mengatakan, kasus terkonfirmasi pada Januari 2021 mencapai 417 kasus, Februari 388 kasus, Maret 349 kasus, April 310 kasus dan pada
Mei terus menurun menjadi 109 kasus.
Namun pada Juni-Juli 2021 justru mengalami lonjakan dari 174 kasus menjadi 1104 kasus, Agustus 1579 kasus.
“Alhamdulilah karena kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan makin meningkat, sejak September-Desember dari 407 kasus menjadi 0 kasus,” ujarnya.
Sejak Januari 2022 hingga saat ini muncul lagi kasus sebanyak 22 orang dan dinyatakan terkonfirmasi virus corona.
Puluhan orang yang terkonfirmasi tersebut, saat ini sedang menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.
“Karena yang bersangkutan tidak ada gejala yang serius, maka pola penyembuhan dilakukan dengan cara isolasi mandiri. Namun petugas dinas kesehatan selalu melakukan monitoring terkait kesehatan mereka hingga bener-benar dinyatakan negatif terpapar virus corona,” tegasnya.
Menurut Saleh, sebagian besar orang-orang yang terpapar virus tersebut adalah karyawan dari perusahaan yang ada di Tanah Bumbu. Dugaan sementara, yang bersangkutan sebelumnya melakukan perjalanan keluar daerah dan terpapar dari daerah lain.
“Oleh sebab itu, agar kasus corona ini tidak bertambah maka Bupati Tanah Bumbu H. Zairullah Azhar telah mengeluarkan surat edaran kepada setiap perusahaan di “Bumi Bersujud” agar sementara waktu tidak memberikan izin cuti kerja atau keluar daerah bagi karyawannya,” pungkas Saleh. Ant/edwan



















