BANJARMASIN aktualkalsel.com–Warga Kota Banjarmasin kembali dibuat kesal dengan ulah tangan jahil yang memereteli kabel di satu bagian sistem penerangan Jembatan Alalak atau Jembatan Basit yang menguhubungkan wilayah utara Kota Banjarmasin dan wilayah selatan Kabupaten Barito Kuala (Batola).
Akibatnya penerangan di jembatan yang diresmikan Presiden Jokowi itu terganggu.
“Kabel yang menuju beban ke konektor itu ada yang mencuri makanya lampunya mati,” ujar PLT Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Banjarmasin, Slamet Begjo, seperti diwartakan bpost online Kamis 4 Februari 2022.
Hilangnya kabel ini, menurutnya, sudah dilaporkan ke pihak Balai Peladana Jalan Nasional (BPJN) sebagai penanggungjawab. Lampu di jembatan itu fungsinya bukan hanya sebagai penerangan tetapi juga daya tarik wisatawan di malam hari.
BPJN, menurutnya, hanya sebagai pembayar tagihan beban listriknya. Diimbau pengendara agar hati hati.
Hilangnya kabel ini membuat banyak warganet menjadi kesal mengingat ini fasilitas umum. Apalagi sebelumnya Jembatan Pulau Bromo di ujung selatan Kota Banjarmasin juga mengalami hal seupa. Puluhan mur baut jembatan itu dicuri maling, hingga kini belum terdengar si pencuri tertangkap.
Salah satu warganet yang kesal adalah @Riefkye chan “Sayangnya ya fasilitas baik buat semua orang ,ada jua yang jahil,lemahnya iman .kasihan yang masyarakat lainnya”, tulisnya.(uumsri/fotonet)


















