BANJARMASIN aktualkalsel.com–Tiga hari paskaditetapkannya harga minyak goreng kemasan Rp14 ribu/ liter, sejumlah konsumen di Banjarmasin mengaku masih belum menemukannya di pasaran.
“Yang ada Rp15 ribu sampai Rp17 ribu di pasar tradisional,” ujar Sari sambil menunjuk Pasar Lama Banjarmasin Tengah yang biasa dia kunjungi untuk berbelanja, Kamis 3 Februari 2022.
Padahal, menurutnya, dia selalu menanyakan ke pedagang bukankah pemerintah melalui Kementrian Perdagangan sudah menebar janji akan mengontrol pasar agar tidak menjual minyak goreng lebih dari Rp14 ribu perliter untuk kemasan san Rp12.500 perliter untuk curah.
“Kalau pedagang selalu menyebutkan harga Rp15 ribu perliter itu untuk kemasan yang isinya tidak sampai 1 liter. Biasanya 90 an persen,” ujarnya menirukan alasan pedagang.
Bukan hanya kemasan 1 liter yang harganya melebihi yang dijanjikan kementrian perdagangan, ukuran kemasan dua liter juga harganya Rp32 ribu.
Kalau di pasar tradisional harga madih bertahan di antaraRp15 ribu dan Rp16 ribu, di warung warung kampung bahkan nyaris tidak ada penurunan untuk ukuran 1/4 liter.
“Tetap saja beli rp5 ribu per gelasnya,” ujar Nana, yang mengaku hanya mampu beli yang ukuran gelas setara 1/4 liter.(uumsri)


















