BANJARMASIN aktualkalsel.com—Isu penculikan anak terus menjadi pembicaraan masyarakat dan menimbulkan keresahan di kalangan orangtua khususnya yang memiliki anak di sekolah dasar.
Pembicaraan tentag isu ini bukan hanya berlangsung di halaman sekolah ketika orangtua tengah jemput anak anak mereka tetapi berlanjut sampai di kalangan tempat tinggal. Khususnya di wilayah Banjarmasin Utara.

“Iya, ngobrolnya seputar isu itu,” ujar Sari, warga Banjarmasin Utara, Senin 13 Desember 2021.
Menurut dia, isu itu memang membuat orangtua khawatir dan resah apalagi ada video yang berkaitan dengan isu pencukikan tersebut banyak dishare di grup grup wa orangtua.
Walau demikian dia mengaku agak tenang karena di sekolah anaknya sudah lama menggunakan sistem yang ketat dalam soal jemput anak.
“Alhamdulillah di sekolah anak saya bila jemputan belum datang anak dilarang keluar kelas. Bila si penjemput datang maka harus lapor ke satpam, baru dihubungkan ke wali kelas si anak. Kemudian guru yang akan mengantar menemui penjemput yang datanya sudah dicantumkan ketika pendaftaran awal,” ujarnya sambil menyebut sekolah Islam di kawasan Banjarmasin Selatan.
Sementara kepolisian resort Banjarmasin Utara sejak awal Desember 2021 mengeluarkan imbauan kepada seluruh kepala sekolah di wilayah Banjarmasin Utara untuk lebih berhati hati dan bisa memberikan edukasi kepada para walimurid untuk waspada dalam mengawasi anak anak didik. (uumsri)



















