BANJARMASIN aktualkalsel.com—Sangat terbatas! Itupun hanya di pasaran ‘gelap’ atau black market. Di Banjarmasin perdagangan terbuka telur penyu sudah belasan tahun tidak ditemukan lagi karena tergolong dilindungi. Bagi konsumen yang memerlukan harus tahu dimana tempat penjualan ‘tersembunyi’ nya.
“Masih ada yang jual. Tempatnya sih terbuka tetapi telurnya tidak dipajang terang terangan. Jadi harus tanya tanya dulu,” ujar Wahyu, warga Banjarmasin yang mengaku dalam waktu tertentu dia membeli telur ini untuk keperluan terapi kesehatan.
Hanya saja, menurutnya, pedagang yang dia pernah membeli telur itu kini sudah tidak menjualnya lagi.
“Biasanya saya beli ke dia, di kawasan Sudimanpir, tetapi tadi tidak jual lagi. Lalu diberinya ‘rekomendasi’ ke pedagang lain. Yang saya terkejut itu justru harganya yang tidak terduga,” ujarnya Rabu pertengahan September 2022.
“Itupun barangnya sangat terbatas. Per biji Rp15 ribu,” jelasnya lagi.
Dikatakannya, pengalaman membeli telur penyu ini hampir 20 tahun. Memang tidak rutin karena hanya untuk terapi.
“Terakhir hampir tiga tahun lalu harganya masih Rp7.500 perbiji. Makanya kaget sekarang harganya naik 100 persen,” jelasnya.
Ketika ditanya untuk keperluan terapi kesehatan apa telur yang bentuk nya mirip bola pingpong ini dia tertawa.
“Untuk menekan berkembangnya asma. Namun ada juga yang menyebut untuk menyuburkan kandungan,” ujarnya.(uumsri/foto net)



















