TANAH BUMBU, aktualkalsel.com —
Ketua DPRD Kabupaten Tanah Bumbu H. Supiansyah memberikan tanggapan positif terhadap Rencana pemerintah daerah setempat yang ingin membangun tugu bundaran Simpang Empat dan pintu gerbang Tanah Bumbu berbatasan dengan Kabupaten Tanah Laut.
Hal tersebut dikatakan politisi senior PDIP itu kepada aktualkalsel.com.di Banjarmasin, Selasa ( 1/6/2021 ) ketika diminta komentarnya mengenai keinginan Bupati Tanah Bumbu Zairullah Azhar melalui Plt Kadis PUPR Kabupaten Tanah Bumbu Subhansyah yang ingin membangun bundaran dan pintu gerbang.
Menurut H.UPI — begitu panggilan akrab H Supiansyah — secara pribadi ataupun pimpinan dewan sangat mendukung.
Dari dua rencana besar itu, ungkap H.UPI, pembangunan bundaran lebih prioritas dulu dibandingkan dengan pintu gerbang.
Kenapa demikian? Jelas ketua DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, karena bundaran itu merupakan ikon suatu daerah.
Pemkab Tanah Bumbu, diera kepemimpinan Mardani Maming pernah merencanakan untuk pembangunan tugu bundaran di Simpang Simpang.
Namun hingga kepemimpinan Mardani berakhir ( mundur pada jabatan periode kedua ) dan dilanjutkan dengan Sudian Noor, tugu bundaran belum terealisasi sampai sekarang.
” Saya berharap di era kepemimpinan Pak Zairullah, pembangunan tugu tersebut bisa terlaksana,” kata H.UPI.
Memang, ungkap dia, tidaklah mudah untuk membangun tugu di sana karena harus membebaskan sejumlah bangunan, terutama toko-toko yang berada dekat masjid Jami, yang selama ini menghalangi pandangan jika dilihat dari arah Banjarmasin menuju Plajau.
Berdasarkan perhitungan pihak legislatif, untuk pembebasan saja Pemkab Tanah Bumbu sedikitnya Rp40 miliar.
Dan daerah yang perlu dibebaskan itu dari arah Simpang Empat menuju arah pelabuhan speed, dan arah Plajau di sisi kanan depan masjid.
Kalau arah sebelah kiri dari Banjarmasin menuju Plajau tanahnya milik Pemkab, bekas kehutanan dulunya.
Seharusnya masyarakat di sekitar rencana pembangunan tugu bundaran mau menyadari semua itu untuk kepentingan daerah dan masyarakatnya.
Untuk itulah, H.UPI, meminta Pemkab Tanah Bumbu mensosialisasikan masalah ini kepada masyarakat yang nantinya terdampak pembebasan lahan untuk membangun tugu dan memperindah masjid Jami.
Apalagi semua tahu, Zairullah menginginkan dan menggagas, Tanah Bumbu sebagai kota Serambi Madinah.
Dengan demikian, jika dibangun di tugu itu nanti bisa didekorasi atau desain bagaimana melambangkan “Bumi Bersujud ” sebagai kota Serambi Madinah.
” Misalnya di atas bundaran dibuat semacam kitab Al Qur’an ataupun yang bercorak Serambi Madinah. Selain itu, kita semua berharap diusia Tanah Bumbu ke 20 tahun nanti, pembangunan tugu bundaran sudah bisa diwujudkan,” kata H.UPI.
Maka orang yang berkunjung ke Tanah Bumbu, ketika melihat tugu bundaran tersebut akan tahu bahwa daerah kota Serambi Madinah. SKR/ edwan



















