TANAH BUMBU, aktualkalsel.com — Mulai besok, Senin ( 7/6/2021 ), seluruh siswa SD/sederajat dan SMP/ sederajat, semua melaksanakan ujian untuk kenaikan kelas. Dan waktunya disesuaikan dengan kurikulum pelajaran yang diujikan.
” Ya, mulai besok semua SD dan SMP derajat secara tatap muka melaksanakan ujian kenaikan sekolah,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tanah Bumbu Eka Safrudin kepada aktuakalsel.com, Sabtu ( 5/6/2021 ), disela-sela mengikuti kunjungan kerja Bupati Kabupaten Tanah Bumbu Zairullah Azhar ke desa Tamunih dan Dadap, Kecamatan Teluk Kepayang.
Berdasarkan data yang ada, menurut Eka, jumlah SD/MI se-kabupaten Tanah Bumbu tahun 2019/2020 yang melaksanakan ujian sebanyak 192 sekolah dengan rincian 175 negeri dan 17 swasta.
Sementara untuk SMP/MTsn, swasta sebanyak 29 buah dengan rincian SMP sembilan buah dan MTs berjumlah 20 buah.
Sedangkan untuk SMP/MTs Negeri, sebanyak 55 buah, rincian 52 buah tingkat SMP dan untuk MTs tiga buah.
Untuk pelaksanaanya dibagi dalam beberapa tahap dan tetap menjaga protokol kesehatan. Misal, dalam kelas jadwal ujian bisa dibagi dua. ” Tidak serentak, tapi dibagi dua. misal kelas 1-3 dulu yang ujian, kemudian dilanjutkan kelas 4-5.
Dalam menghadapi ujian pihak Disdik sudah memberikan arahan dan mengingatkan agar mereka terus belajar mempersiapkan diri sebaik mungkin.
Dikatakan Eka, dalam penilaian hasil ujian tentunya berbeda dengan kondisi sebelum covid-19.
” Dalam pemberian nilai hasil ujian pun tentu ada pertimbangan lainnya supaya tidak mengusahakan siswa,” katanya.
Yang pasti, lanjut Eka, belajar langsung dan daring memang ada dampaknya. Para guru hanya memberikan pelajaran terhadap muridnya hanya lewat online jauh lebih baik langsung dengan tatap muka. SKR/Edwan.




















