TANAH BUMBU, aktualkalsel.com — Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa ( PMD ) Kabupaten Tanah Bumbu Samsir menegaskan, sesuai harapan Bupati Tanah Bumbu, ke depannya tidak ada lagi yang namanya desa tertinggal khusus desa Dadap Kusan Raya dan Tamunih, Kecamatan Teluk Kepayang.
” Memang dua desa di Kecamatan Teluk Kepayang ini, statusnya masih desa teringgal,” kata Samsir kepada wartawan di sela-sela kunjungannya mendampingi Bupati Kabupaten Tanah Bumbu Zairullah Azhar yang didampingi PJ Sekda Ambo Sakka dan semua kepala SKPD berkunjung ke kedua desa itu, Sabtu ( 5/6/2021 ).
Dikatakan, meningkatkan menjadi desa berkembang ada beberapa kreteria. Dan harus dilakukan komitmen semua SKPD untuk meningkatkan infrastruktur seperti jembatan, jalan dan fasilitas umum lainnya.
Selain itu, soal pendidikan, misalnya dengan membangun sekolah mulai tingkat dasar PAUD dan SD yang ditunjang dengan guru yang mau ditempatkan di desa tertinggal.
Soal Kesehatan, menurut Samsir, Polindes atau poskesdes serta petugas kesehatan seperti bidan, perawat dan dokter harus ada.
Karena kesehatan adalah faktor utama dalam menilai desa itu untuk mendapatkan status berkembang.
Dan untuk dana desa melalui musdes desa mengusulkan fisik dibangun melalui kewenangan desa seperti jalan desa, gang desa serta sebagian dana desa dipergunakan kegiatan posyandu dan kader-kader desa.
Kemudian melalui dana desa juga dimanfaatkan peningkatan ekonomi keluarga di sektor pertanian, perikanan dan peternakan.
” Ini kreteria penilaian mendapatkan status desa mulai dari tertinggal, berkembang, maju bahkan terakhir desa dapat menjadi mandiri,” ungkap Samsir.
Ditargetkan, paling lambat dua tahun ke depan kedua desa ini sudah lepas dari desa sebutan desa teringgal.
Samsir mengaku bangga dengan Zairullah yang mengajak semua SKPD datang ke desa tertinggal. Dengan kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Tanah Bumbu itu semuanya menjadi jelas. SKR/Edwan.



















