BANJARMASIN aktualkalsel.com–Penutupan 12 gerai Klub Malam Holywing di Jakarta serta beberapa di Surabaya menyisakan cerita lain tentang nasib lebih dua ribu karyawannya yang muslimin.
Kehilangan pekerjaan? Bagaimana nasib mereka? Itulah sejumlah pertanyaan yang mengusik secara manusiawi bila terjadi penutupan masal sebuah perusahaan.
Inilah jawaban Syam El Marusy atau akrab disapa Ustaz Syam tentang penutupan seluruh gerai Holywing di Jakarta dan Surabaya serta tentang nasib karyawannya.
Di akun TikTok miliknya @syam_elmarusy yang dikutip viva bisnis online, ulama itu menulis:
“Holywings Jakarta resmi dicabut izinnya. Gimana nasib 2850 karyawan muslimnya? Actually, nasib mereka membaik, karena Allah menyelamatkannya dari pekerjaan dan gaji yang HARAM,”tulisnya.
Ustaz Syam berharap para karyawan muslimnya mendapatkan pekerjaan yang lebih baik dan halal.
Penutupan itu buntut dari promo klub malam itu yang sangat melukai umat Islam karena menyandingkan nama Nabi Muhammad SAW dengan minuman haram.
Promo ini selain memicu kemarahan muslimin Indonesia juga ditindaklanjuti pihak polri dengan menetapkan enam dari tim manajemen klub malam itu sebagai tersanfka.(uumsri)




















