BANJARMASIN aktualkalsel.com–Prediksi kalangan tentang Malioboro dan tanpa PKL bakal ditinggalkan wisatawan, tampaknya terpatahkan dengan apa yang terjadi pada Sabtu dan Minggu malam, paska direlokasi nya para PKL dari ikon Kota Yogyakarta itu.
Dua sisi timur dan barat dari Jalan Malioboro sepanjang dua kilometer dan menjadi poros garis imajiner kraton Yogyakarta itu pada dua malam akhir pekan benar benar menjadi destinasi utama wisatawan. Mereka berjalan menenuhi dua sisi trotoar yang disebut sebut sebagai Jalan Semi Pedestrian.
Bahkan, khabar tentang relokasi PKL dari kawasan trotoar Malioboro ke dua tempat penampungan yaitu Teras Maliboro 1 dan 2 ini membuat banyak anak muda di kota besar lainnya seperti Jakarta, Bandung dan Surabaya langsung berdatangan seolah hendak menjadi saksi awal lahirnya Malioboro dengan wajah baru tanpa PKL atau Malioboro New.
“Membludak, mereka berjalan dengan aura bahagia seolah para pejalan kaki itu menemukan ‘surga’ baru. Setelah lelah mereka duduk duduk di kursi yang berjajar di kiri kanan setiap trotoar. Indah dan asri,” ujar pemilik chanel youtube masae sigit yang menayangkan penuh sesaknya Jalan Semi Pedestrian itu di malam akhir pekan itu.
Selama sepekan dimulai awal Februari 2022 pemerintah daerah khusus Yogyakarya yang dipimpin Sri Sultan Hamengkubuwono menertipkan Malioboro dari berjubelnya PKL di kawasan. Pro dan kontra mewarnai prosesnya tetapi akhirnya semua PKL berhasil direlokasi di dua tempat yang masih berada di kawasan sana. Kini baik Maloboro New yang tanpa PKL maupun dua penampungan yang disebut Teras Maliboro 1 dan 2 sama sama tetap menjadi destinasi bagi wisatawan yang datang bukan hanya dari Yogya tetapi dari kota kota lain di Pulau Jawa. Dan warga Yogya optimis, Malioboro New bakal diserbu lebih banyak lagi wisatawan Nusantara dan Mancanegara . (uumsri)



















