BANJARMASIN aktualkalsel.com—Sholat Subuh di Masjid Nabi pada Senin 12 Rabiul’awal tahun ke 11 Hijriyah itu merekam peristiwa sangat bersejarah.
Kala itu, ujar Ustad H Rahmat Fauzan, Sholat Subuh berjamaah diimami Sahabat Abu Bakar As Sidiq sebab Rasulullah sudah beberapa hari menurun kondisinya, terbaring lemah.
Tatkala sholat berjamaah itu berlangsung, perlahan ada sosok Rasulullah berdiri dan menyingkapkan tirai yang menjadi pembatas antara kediaman Beliau dengan Masjid Nabi. Kehadiran Rasulullah rupanya bisa dirasakan oleh seluruh sahabat yang tengah sholat. Bahkan terlihat senyum Rasulullah yang begitu indah.
Kala itu Rasulullah menyaksikan para sahabat ber-saf saf, sangat rapi dan tertip melaksanakan sholat berjamaah. Kondisi yang terasa khusyuk itulah yang menerbitkan senyum Rasulullah dengan begitu indahnya.
“Hampir hampir kami terfitnah, untuk mebatalkan sholat”, ujar sahabat Beliau, Anaz bin Malik seperti yang dikutip Ustad Fauzan di hadapan jamaah Sholat Subuh Masjid Al Jihad Banjarmasin Jumat 20 Agustus 2022.
Para sahabat yang merasakan indahnya senyum Rasulullah itu menggambarkannya bagai halaman halaman musaf Al Quran yang dibuka pembacanya.
Namun, Rasulullah hanya sebentar menyaksikan sholat berjamaah. Dan setelah itu beliau kembali terbaring lemah. Hingga pada waktu dhuha, istri Rasulullah Aisyah Ra, menemui para sahabat yang masih betahan di masjid itu mengabarkan Nabi Alloh sudah berpulang ke khadirat NYA.
Khabar berpulangnya Rasulullah pagi menjelang siang itu, menurut Ustad Fauzan, disambut dengan kedukaan mendalam sekuruh penduduk Madinah. Mereka tersungkur di tanah sambil menangis karena duka teramat dalam. Sampai sampai mereka merasakan Madinah kala itu menjadi ‘gelap’ bagai ‘gelapnnya’ saat keadaan Mekkah sebelum kelahiran Rasulullah. Mereka kehilangan sosok yang sangat mereka cintai yaitu Rasul Alloh yang terakhir, yang menyampaikan ayat ayat Alquran, yang menjadi landasan ajaran Islam, hingga akhir zaman nanti.(uumsri)


















