BANJARMASIN aktualkalsel.com–Warga Kompleks Mutiara, Banjarmasin Barat, Prov Kalimantan Selatan merasa sangat iba terhadap bayi yang ditemukan di sela tumpukan sampah sebuah lorong sempit bersemak dan berair pada Minggu 30 Juni 2024 pagi.
“Koq ada manusia setega itu yaa, bayinya dibuang seperti sampaj,” ujar Alfian, warga RT 22 lokasi ditemukannya bayi malang tersebut.
Alfian adalah orang yang ikut mengevakuasi bayi tersebut setelah ditemukan. Sebelumnya, menurut dia, keluarganya sempat mendengat tangisan bayi sejak menjelang subuh atau sekira pukul 04.30. Dikira suara tangisan itu datang dari rumah kos kosan tetangganya.
“Ternyata di lorong sempit, kotor penuh sampah. Kondisi terendam sampah pula. Saya menangis melihatnya. Tega, tega benar yang membuangnya,” ujar dia.
Dikutip dari banjarmasinpost.co.id, Alfian menunjukkan lokasi lorong sempit tersebut. Lebar sekitar satu meter, terletak antara rumah tetangganya dengan sebuah kos kosan.
“Sulit untuk orang masuk lorong selain kotor penuh sampah juga ada ikatan esbes untuk menutup aksesnya. Hanya orang yang nekad mau masuk,” ujar Alfian.
Bayi laki laki tanpa ada kain yang menyelimutinya itu, kondisinya sehat dan langsung dibawa ke rumah sakit TPT untuk perawatan. Mengenai siapa orang yang tega membuang bayinya di tempat sekotor itu, Alfian menduga bukan warga di sana.
“Kalau warga RT 22 saya hafal semua tidak ada yang hamil. Tapi kalau di belakang itu beda RT saya tidak tahu. Kalau yang membuang juga orang yang dekat dengan lokasi, nekat sekali,” ujarnya.
Pihak kepolisian juga sudah menangani kasus ini.(uumsri/ilustrasi net)



















