BANJARMASIN aktualkalsel.com–Pemandangan yang bikin merinding tampak di lokasi kebakaran kawasan Belitung Banjarmasin Barat Sabtu 3 Maret 2024 jelang malam. Begitu kobaran api berhasil dipadamkan, gerombolan warga berjejal menerobos masuk ke dalam bangunan gudang yang masih berasap, gelap dan lantai penuh genangan air.
Dibsntu penerangan seadanya seperti hp dan senter, mereka dengan kalapnya berebut botol botol minuman meras yang berserakan di lantai bangunan terbakar itu. Ada yang sudah pecah tetapi banyak pula yang masih tertutup segel. Bahkan tidak sedikit yang masih terbungkus dalam kardus kardus diperban lakban.
Mereka keluar dengan membawa beberapa botol miras aneka merek, ada yang ditenteng, ada yang disembunyikan di balik baju basahnya bahkan ada yang mengangkutnya dengan keranjang pelastik.
“Ayo ayo awas masing masing ada party miras setelah ini,” terdengar suara di video siaran live yang ditayangkan bpost online malam itu. Bahkan, ada yang sengaja pamer merek mirasnya. Dan, ironisnya lagi ada yang langsung menegaknya di lokasi. Tayangsn ini langsung membuat warga kota Banjarmasin gempar dengan terkuaknya timbunan botol miras di lokasi kebakaran.
Kebakaran Sabtu sore itu semula dikira melanda bangunan yang dikenal warga sebagai gudang gas elpiji, ternya setelah api padam para telawan damkar menemukan timbunan miras kemasan kaleng dan botol. Ada yang sudah berserakan ada banyak pula yang masih terbungkus kardus berlakban. Bahkan di atas satu meja yang tak terbakar terdapat beberapa gelas besar dan kecil yang diduga baru dipakai menikmati miras.
Bahkan, serang relawan menyebut baru pertama melihat timbunan miras sebanyak ini dan begitu mengerikan.
“Banyak sekali, banyak sekali saya lihat dus minuman beralkohol yang berada di belakang gudang,” ujar Relawan Balakar 654, Yusuf Aldi seperti dikutip dari KalimantanLive.com. Menurut Relawan damkar berusia 22 tahun ini diduga api berasal dari gudang PT Arjuna Wahana Putra yang di papan nama itu terdapat tulisan Penyalur Minuman Mengandung Etil Alkohol lengkap dengan nomor NPPBKC 012224929-100100-9120002412503. Tulisan tersebut jelas tertera di samping gudang.
Kini di lokasi sudah dipasang garis polisi untuk penyelidikan lebih lanjut.(uumsri/foto net)




















