TANAH BUMBU, aktualkalsel.com — Bupati Tanah Bumbu Zairullah Azhar menegaskan, penyusunan pengelolaan keuangan daerah saat ini tetap berorientasi pada basis kinerja, dengan pendekatan penganggaran yang mengutamakan hasil kinerja, serta dapat diukur capaian targetnya.
Dengan tetap mengedepankan transparansi dan akuntabilitas, yang berprinsip pada efisiensi dan efektivitas.
Hal itu disampaikan Zairullah pada rapat paripurna DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, dalam Rangka Penyampaian Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Tanah Bumbu Tahun Anggaran 2023, Senin ( 3/10/2022 ), di gedung DPRD setempat.
Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Tanah Bumbu Supiansyah, didampingi dua orang wakilnya, unsur Forkopimda dan undangan lainnya.
” Penyusunan RAPBD Tahun 2023 ini, dilakukan dengan metode pendekatan yang memperhatikan Visi, Misi, tujuan dan sasaran yang dimuat dalam renstra Kabupaten Tanah Bumbu,” kata Zairullah.
Dengan melihat perkembangan aspirasi masyarakat dan mempertimbangkan situasi, kondisi serta kemampuan daerah.
Sebagaimana arah yang diinginkan dan kebijakan umum yang disepakati, sesuai pedoman penyusunan strategi dan prioritas RAPBD Tahun Anggaran 2023, serta pola penyusunan yang disepakati bersama antara DPRD dengan Pemerintah Daerah.
Adapun substansi ringkasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2023, menurut Zairullah, sebagai berikut, Pendapatan sebesar 1 Triliyun 412 Milyar 140 Juta 721 Ribu 245 Rupiah.
Terdiri dari, Pendapatan Asli Daerah sebesar : 233 Milyar 373 Juta 599 Ribu 113 Rupiah.
Pendapatan Transfer sebesar
1 Triliyun 136 Milyar 733 Juta 921 Ribu 536 Rupiah. Lain lain Pendapatan Daerah yang sah sebesar 42 Milyar 033 Juta 200 Ribu 596 Rupiah.
Belanja sebesar 1 Triliyun 428 Milyar 561 Juta 678 Ribu 643 Rupiah.
Terdiri dari Belanja Operasi sebesar
1 Triliyun 066 Milyar 739 Juta 966 Ribu 662 Rupiah. Belanja Modal sebesar 246 Milyar 489 Juta 128 Ribu 504 Rupiah.
Belanja Tak Terduga sebesar
3 Milyar Rupiah. Belanja Transfer sebesar 112 Milyar 332 Juta 583 Ribu 477 Rupiah.
Dengan defisit 16 Milyar 420 Juta 957 Ribu 398 Rupiah, tetapi defisit tersebut tertutupi dengan Pembiayaan Daerah.
Adapun Rincian Pembiayaan daerah adalah sebagai berikut.
Penerimaan Pembiayaan Daerah, sebesar 21 Milyar 420 Juta 957 Ribu 398 Rupiah.
Pengeluaran pembiayaan daerah, sebesar 5 Milyar Rupiah.
Sehingga surplus pembiayaan sebesar 16 Milyar 420 Juta 957 Ribu 398 Rupiah, yang digunakan untuk menutupi defisit belanja Daerah Tahun Anggaran 2023. Edwan



















