BANJARMASIN aktualkalsel.com–Kawasan Malioboro memancarkan aura baru yang disebut waga disana terasa menentramkan jiwa. Sekitar seribu otang melantunkan Surah Yasin secara bersamaan. Tidak dengan nada nyaring, cukup terdengar orang yang laku lalang di kawasan khas sepanjang tujuh kilometer itu.
‘Yogya Mengaji’, demikian ramai diberitakan media sosial itu berlangsung Minggu 27 Maret petang. Para qari dan qariah dari berbagai kalangan usia itu duduk tertib di bangkubangku yang ada di pinggir jalan itu, bahkan ada yang lesehan bersandar di pagar pembatas jalan. Masing masing membuka Alquran.
Ketika Surah Yasin dilantunkan, pelancong di sepanjang Malioboro tetap melaksanakan aktivitas masing masing masing berjalan hilir mudik. Namun tak sedikit pula yang berdiri terkesima mendengar lantunan itu.
Inilah kegiatan yang dilakukan Pengelola Badan Wakaf Alquran (BWA) di Yogyakarta dalam menyambut tibanya Ramadhan 2022 beberapa hari ke depan.
Selesai surah Yasin ditartilkan, panitia yang terdiri dari anak muda dengan kostum hijau melantunkan sholawat dengan merdu hingga membuat banyak orang terkesima. Aktivitas Islami ini mampu mencatat sejarah baru di Malioboro.
Walau terasa indah namun tampaknya ada saja pihak yang memandangnya dengan sinis. Acara bagus seperti ini koq ada saja yang nyinyir.
“Kenapa ya acara yang bagus seperti ini disikapi jelek, jangan gusar ibu suka sekali dengan acara ini. Salam dari Jalarta,” tulis Ibu Sopi di kolom komentar pemberitaan.
Ada pula yangmenanggapi dengan rasa bangga.
“Mantap jiwa Yogya. Tetap beriman dan berbudaya, jangan tergerus arus globalisasi.yogya nyaman beriman adem dan tentrem,” Ini ujar Ary Setyo.(uumsri)



















