TANAH BUMBU, aktualkalsel. com — Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melakukan studi komparasi ke Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, belum lama ini.
Kunjungan tersebut dipimpin Pj Sekda Kabupaten Tanah Bumbu Ambo Sakka, dan sejumlah kepala dinas dan bagian.
Mereka diantaranya, Kadis Pertanian Fauraji Akbar, Kadisdikbud Eka Saprudin, dan Kabag Pemerintahan.
Dalam kunjungan ini yang cukup istimewa adalah, rombangan Ambo Sakka juga disambut Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman.
Studi banding ke Bone tersebut terkait dengan pengembangan alsintan dan peternakan.
Kabag Pemerintahan Pemkab Tanah Bumbu Kadri Mandar, yang ikut dalam rombongan tersebut mengatakan, kedatangan mereka di sana, pertama disambut Sekda Bone dan jajarannya. Dan yang kedua, pada malam harinya diundang Bupati Bone. H.A. Fahsar M. Padjalangi, dan Sekda . Bone H. Andi Islamuddin, di kediaman.
Dan selanjutnya difasilitasi Pemkab Bone, Ambo Sakka dan rombongan disambut Plt Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman.
Studi banding ke Bone, dinilai banyak memberikan nilai positif bagi pengembangan alsintan dan peterkan Tanah Bumbu.
Katakanlah, untuk pertanian misalnya, daerah ini merupakan salah satu lumbung padi nasional, dan daerah nomor satu di Indonesia untuk mensuplai beras atau padi. ” Hal ini menurut kami luar biasa,” kata Kadri Mandar menyampaikan informasi yang didapat pada kunjungan tersebut.
Sementara, untuk peternakan sapi misalnya, pola pengembangannya luar bisa.Untuk penjualan keluar daerah, semua sapi jantan. Sapi betina yang masih produktif tidak dijual keluar daerah, kecuali sapi betinanya sudah tidak produktif lagi.
Melihat kondisi demikian, jelas Kadri Mandar, Pj Sekda Tanah Bumbu, menegaskan kepada rombongan, buat apa studi banding jauh-jauh ke pulau Jawa, kalau tujuan yang disasar ada di Sulawesi Selatan.
Kedepannya, Pemkab Tanah Bumbu dan Kabupaten Bone akan melakukan MoU. Selain itu, pihak pemerintah Bone juga akan berkunjung ke Tanah Bumbu. Sebagai kunjungan balik.
” Dan pemerintah Bone, berharap Bupati Tanah Bumbu, Pak Zairullah Azhar, bersedia berkunjung ke Bone,” ungkap Kadri Mandar.

MENGGALI INFORMASI
Kepala Dinas Pertanian Tanbu, Faurazi Akbar — atau akrab disapa Abay — mengatakan, kunjungan ini bertujuan untuk menggali informasi dan variabel-variabel kebijakan di sektor pertanian di Kabupaten Bone Provinsi Sulsel.
Dikatakan Kadistan Tanbu, pada kunjungan tersebut, Pemkab Tanbu mendapatkan informasi peraturan daerah tentang pengelolaan pinjam pakai brigade alat dan mesin pertanian (brigade alsintan), sistem budidaya, serta rencana kerjasama pendidikan Politeknik kelautan dan Perikanan Bone.
Diharapkan hasil dari kunjungan ini dapat diterapkan di Tanah Bumbu untuk meningkatkan produksi tanaman pangan, hortikultura, perkebunan dan peternakan.
Sekedar diketahui, Kabupaten Bone berhasil menduduki peringkat ketujuh nasional sebagai kabupaten penghasil beras dengan kontribusi PDRB sektor pertanian melebihi angka 40% pada tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Edwan/SKR


















