PELEIHARI, aktualkalsel.com — Pemprov Kalimantan Selatan memberikan apresiasi terhadap kinerja PT. Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Tanah Laut yang tetap eksis melayani masyarakat meski ditengah pandemi Covid-19 dan dalam dua tahun terakhir telah mendapat empat buah penghargaan berskala nasional.
Hal itu disampaikan Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel Ina Yuliani pada kegiatan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Laporan Keuangan Tahun 2020 PT. BPR Tala di Fave Hotel Banjarbaru, Selasa (25/5/2021).
Ina mengaku sangat bahagia ketika menghadiri kegiatan RUPS PT. BPR Tala karena perkembangannyaa sangat pesat khususnya dalam dua tahun terakhir.
Dia mengapresiasi Sukamta karena berkat bimbingan dan arahan dari bupati, BPR Tala yang tadinya sempat ingin dibubarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadi BPR yang mendapatkan laba besar dan mampu memberikan pinjaman dengan bunga nol persen kepada masyarakat.
“Luar biasa BPR Tala ini meski ditengah pandemi dan pasca musibah banjir tetap meraih laba dengan capaian 179,52 persen, atau melampaui target yang ditentukan. Ini tentunya berkat dukungan dari Pa Sukamta yang selalu hadir memberikan arahan dan kebijakan yang menguntungkan BPR Tala dan masyarakatnya,” katanya.
Selaku Pembina BPR se-Kalsel, dia memberi saran agar Non-performing loan (Npl) atau kredit macet BPR Tala tidak lebih dari lima persen.
“Saat ini kan Npl nya cukup kecil yaitu 4,5 persen tolong ditekan lagi. Kami bangga dengan BPR Tala, BPR daerah lain kami sarankan untuk belajar ke Tala sebagai percontohan, khususnya program Gapura Karomah yang asli inovasi Tala, yang memberikan pinjaman bunga nol persen namun mendongkrak laba BPR,”ungkapnya.
Sementara itu Sukamta mengatakan, bahwa dirinya sangat memahami kondisi pada tahun buku 2020 yang sangat tidak nyaman bagi dunia perbankan dan memukul perekonomian masyarakat.
“Namun kita apresiasi kinerja dari jajaran direksi BPR Tala karena dari sisi laba masih melampaui target yaitu dengan target 412,827 justru mencapai 741,109, atau 179,52 persen jauh melampaui target. Untuk Npl kita masih dibawah lima persen, bank-bank besar saja angka Nplnya naik akibat pandemi ini, tapi kita bersyukur Npl kita sangatlah rendah,”ungkapnya.
Sukamta menegaskan, bahwa pihaknya akan mengadakan event-event sosial keagamaan di kecamatan-kecamatan guna mendongkrak menggunakan dana Rp 1 miliar di setiap kecamatan.
“Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah akan dapat kembali melakukan usahanya, bulan Juli nanti juga akan digelar pembelajaran tatap muka, semoga nasabah bidang perdagangan yang mengalami kemacetan kredit dapat bergerak lagi bidang usahanya,”harapnya.
Sukamta juga mengaku bahwa kedepannya dirinya memiliki strategi kredit dengan segmen yang aman yaitu pinjaman untuk para aparatur pemerintah desa, sertifikasi guru dan insentif guru Taman Kanak-Kanak dan Taman Pendidikan Al-Quran.
“Kan mereka gajihnya dibayar tiga bulan sekali, nanti kita berikan kredit talangan melalui BPR Tala sehingga mereka digajih rutin setiap satu bulan. Insentif untuk guru TK dan TPA Rp 500 ribu dikalikan sebanyak 1.800 orang guru, maka sekitar Rp 900 juta lebih perbulannya kredit aman yang dimiliki BPR Tala,”jelasnya.
Orang nomor satu di Bumi Tuntung Pandang itu juga menegaskan bahwa Pemkab Tala akan memberikan suntikan dana sebesar Rp 10 miliar untuk penyertaan modal PT BPR Tala pada tahun 2021. Dan Ia berkomitmen sampai tahun 2023 nanti penyertaan modal yang diberikan untuk BPR Tala mencapai Rp 50 miliar. Rel/Edwan


















