BANJARMASIN aktualkalsel.com–Ris 42 th, warga Semangat Dalam Komp Ronna Jaya Mandir, Batola ini dinilai terlalu percaya diri, memasok puluhan kilogram sabu jenis narkotika golongan 1 melalui Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin.
Mengutip dari berita banjarmasinpost.co.id, Senin 20 Februari 2023, Ris berlaku seperti penumpang kapal pada umumnya, turun di pelabuhan dengan menjinjing tiga ransel. Melenggang hingga menuju sebuah mobil box berno pol KH yang sudah menunggu.
Boleh jadi, di merasa pede masuk di Pelabuhan Trisakti itu lantaran sudah lolos dari pintu pengawasan di pelabuhan asal dua berlabuh. Bahkan dia bisa melenggang hingga keluar dari pelabuhan di Banjarmasin ini. Tujuannya sebuah hotel QC yang tidak jauh dari pelabuhan,
Rupanya Ris tidak menduga kalau mobil box yang ditumpanginya itu tengah dibuntuti tim diresnarkoba Polda Kalteng yang curiga. Ketika sampai di hotel dia turun masih dengan tiga ransel dan memesan kamar 205.
Saat sudah di kamar hotel itulah tim diresnarkoba Polda Kalsel menyergapnya dan membongkar tiga ransel yang ternyata berisi sabu yang jumlahnya tidak main main yaitu 39 kilogram. Polisi menyebutkan pria ini sebagai pelaku jaringan narkoba lintas provinsi diduga barang dari Malaysia. Upaya menggagalkan pemasokan sabu lewat pintu masuk Pelabuhan Trisakti itu terjadi pada akhir Januari 2023 kemudian pada Senin 19 Februari 2023 dilakukan pemusnahan barang haram itu dengan cara memblender-nya.
“Polda Kalsel kembali berhasil mengungkap tindak pidana penyalahgunaan dan juga peredaran gelap narkoba. Dengan tersangka jaringan lintas provinsi sebanyak Rp 35 Kg. Dan hari ini barang bukti sebanyak 35 Kg sabu dimusnahkan,” ujar Kapolda Kalsel, Irjen Pol Andi Rian Djajadi seperti dilansir saat memimpin pemusnahan 39 kg narkoba tersebut.
Kapolda Kalsel didampingi Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor dan juga Anggota Komisi III DPR RI, Habib Aboe Bakar Alhabsy.(uumsri/foto net)




















