BANJARMASIN aktualkalsel.com–Warga Kota Banjarmaain milai merasa waswas dengan semakin meluasnya aksi pencurian meteran PDAM di rumah rumah pelanggan, khususnya di wilayah kompleks yang tergolong sepi.
Dari banyaknya video yang beredar di media sosial terlihat aksi pengasakan meteran tersebut bukan hanya terjasu dj malam hari tetapi terbanyak justru waktu siang saat warga sepi.
Yang meresahkan warga juga dampak dari paskapembobolan tersebut, karena air leding terus mengalir dari pipa terbuka prnghubung ke meteran yang sudah dipotong pencuri.
Sebuah video yang tidak disebutkan lokasinya terlihat air terus keluar dari pipa terpotong tersebut hingga membanjiri jalan kompleks depan rumah korban.
“Ini nah banjir, baru ketahuan pipanya terbuka,” ujar suara pemilik rumah dalam Bahasa Banjar.
Korban mengaku baru pulang dan melihat ada air muncrat deras dari pipa terpotong, sedangkan meterannya sudah digasak pencuri.
Melihat semakin banyaknya rekaman video yang menperlihatkan pipa pipa terpotong hingga air menggenang halaman dan jalan, warga semakin geram dengan aksi pencurian ini.
“Ini pihak PDAM harus punga simpati ke pelanggan setidaknya pergantian meteran jangan dibebankan ke konsumen,” tulis nitizen.
Ada juga nitizen yang meminta pihak tim macan kepolisian untuk gercep melacak di titik penadah besi kiloan.
“Tim macan mudah saja mencium jejak ke penadah,” tulis yang lain.(uumsri/foto net)




















