BANJARMASIN aktualkalsel.com—Rumor akan adanya kenaikan tarif air PDAM Bandarmasin yang bergulir menjadi kontroversial di masyarakat Kota Banjarmasin mendapat tanggapan dari Walikota H Ibnu Sina.
Dalam penjelasan yang dirilis Diskomenfotik Banjarmasin Minggu 4 Juli 2021, Ibnu Sina membantah adanya rencana kenaikan tarif air itu. Walau demikian, walikota yang baru dilantik untuk jabatan periode kedua itu, mengakui adanya usulan dari pihak PDAM untuk kenaikan sewa meter.
“Saya tegaskan tidak ada rencana kenaikan tarif air,” ujarnya.
Menurut dia, rencana kenaikan sewa meter itupun baru usulan yang masih dibahas. Usulan ini menurutnya dilatarbelakangi adanya kerugian yang dialami manajemen PDAM di sektor perawatan meter.
“Selama ini perawatan meter disubsidi,” tegasnya lagi.
Usulan kenaikan sewa meter itu pun, menurut Ibnu Sina, tidak diperuntukan bagi pelanggan rekening 01 dan 02 yaitu masyarakat ekonomi lemah artinya hanya menyasar pelanggan yang mampu dengan kenaikan bervariasi rp 2 ribu dan ro 5 ribu.
“Kenaikannya oun rendah , seharga satu kali parkir, rencana kenaikan ini pun tidak berlaku bagi sekitar 25 ribu pelanggan PDAM dengan rekening 01 dan 02 ,” tandasnya.
Penjelasan ini, diharapkan walikota, akan menyudahi polemik yang lebih sepekan ini bergulir di tengah masyarakat. (uumsri)















