BANJARMASIN aktualkalsel.com–Sempat menjadi berita booming dan viral di dua negara yaitu Taiwan dan Indonesia. Itulah Yuli atau tepatnya tentang keberuntungan seorang TKW Indonesia yang mendapat warisan dari mendiang majikannya Chen Sung Young, aktor kawakan Taiwan.
Pertengan Desember 2021 majikan Yuli meninggal dalam usia hampir 80 tahun, setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Dia meninggalkan warisan lebih Rp1 miliar ke asisten rumah tangga yang merawatnya sejak 2014. Yuli pula satu satunya orang yang berada di sana saat sang aktor legenda menghembuskan nafas terakhirnya.

“Beliau cigukan tiga kali lalu tenang. Saya pencet bel perawat dan dokter, mereka datang dan memastikan majikan saya meninggal,” cerita Yuli dengan kesedihan mendalam kepada EEC globalTK, sebuah chanel youtube.
Yuli menyebut, dia sudah bekerja untuk sang aktor legendaris sejak 2014 namun baru akrab dua tahun kemudian. Momennya ketika majikannya tiba tiba drop. Yuli yang kemampuan bahasa Mandarinnya masih sangat terbatas berupaya maksimal menghubungi siapa saja yang bisa membawa ke rumah sakit.
Dan berhasil. Chen Sung Young dapat diselamatkan tim medis. Kepada Yuli tim medis mengucapkan terima kasih dan rasa kagum karena sebagai asisten rumah tangga yang masih asing dengan kehidupan di Taiwan.
“Kata dokter waktu itu andai terlambat kemungkinan nyawa Cheng Sung tak tertolong. Majikan saya mendengar itu. Nah sejak itu hubungan kami menjadi baik bahkan saya dianggapnya sebagai anak.” Cerita Yuli lagi.
Dan, sejak itu pula sang aktir tak pernah lagi keluar masuk rumah sakit sampai yang kali terakhir ketika dia menghebuskan nafas terakhirnya.
Tentang warisan yang Rp1 miliar itu, menurut Yuli, sudah dibicarakan di momentum 2016 ketika masuk rumah sakit dan sembuh tadi. Sang aktor berpesan, bila Yuli pulang kampung untuk selamanya atau dirinya meninggal maka uang yang ada akan diwariskannya sebagai ucapan terima kasih.
Kini, Cheng Sung Young sudah meninggal dunia dua bulan berlalu, Yuli pun sudah mendapatkan hak warisnya. Namun dia masih belum bisa pulang kanpung hingga kontrak kerjanya berakhir. Lalu, bila kontrak itu sudah habis apakah Yuli masih akan bekerja di majikan lain atau berbisnis di kampung halaman?
“Yang pasti saya akan pulang untuk anak saya yang ketika saya tinggalkan masih sangat kecil. Saya ingin menebus tanggungjawab perhatian saya yang hilang bertahun tahun untuk anak saya,” ujarnya.(uumsri)




















