BANJARMASIN aktualkalsel.com–Misteri ditemukannya seorang bayi perempuan masih merah dibawah pohon saeit perkebunan karet di Tanahlaut (Tala) Kalimantan Selatan, terkuak, Pihak polisi setempat tak menerlukan waktu lama untuk membongkarnya.
“Pembuang bayi itu adalah perempuan yang mengaku menemukan sang bayi di bawah pohon sawit,” ujar Kapolres Tala AKBP Junaeddy melalui Kapolsek Tambangulang Iptu Afianor Minggu 7 Januari 2024 seperti dikutip dari banjarmasinpost.co.id.
Adalah Lin 34 th yang menjadi perancang tipu muslihat sekaligus pelakunya. Skenarionya adalah seolah dia yang menjadi penyelamat bayi ‘buangan’ tersebut. Padahal bayi nya sendiri.
Tipu muslihat Lin terbongkar di hadapan petugas yang sudah menaruh curiga. Kin diperiksa sebagai saksi tak lama setelah polisi menerima laporan kejadian.
Alasan Lin membuang’ bayinya karena faktor ekonomi seksligus menutupi aib, karrna bayi itu hasil hubungan diluar nikah dengan seorang lelaki yang dikenal melalui media sosial. Begitu Linda hamil, si pria langsung menghilang. Lin yang berstatus janda tiga anaj ituoun kebingungan sekaligus stres. Puncaknya ketika hari persalinannya. Maka munculah pikiran setan untuk membuang bayi yang baru dilahirkannya itu.
Lin melahirkan bayi itu di dalam kebun tanpa diketahui orang. Lalu ditinggalnya di bawah pohon sawit hanya dengan selimut jilbab hitamnya. Pagi nya dia seperti biasa bekerja sebagai buruh penoreh karet di kebun itu. Dipungutnya kembali bayi itu kemudian dilakukannya sandiwara seolah dia menemukan bayi.
Skenario Lin berlangsung beberapa hari, si bayi dalam perawatan tim medis rumah sakit setempat. Namun setelah semuanya terbongkar, bayi malang itu dikenbalikan kepada ibunya yang sudah membuangnya.
Untuk perbuatannya yang keterlakuan itu Lin tidak dijenakan sanksi hukum apa pun, keciali wajib menelihara bayi nya sendiri. Pertimbangam lain, Lin juga seorang ibu tunggal dari dua anak selain si bayi.(uumsri/ilustrasi net)
















